Ekspansi Konektivitas Kalimantan: Kalbar dan Kalsel Garap Rute Penerbangan Langsung ke China Demi Dongkrak Pariwisata dan Ekspor

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 11:31 WIB
ARMADA: Salah satu pesawat Garuda Indonesia terparkir di Bandar Udara Syamsuddin Noor Banjarmasin.
ARMADA: Salah satu pesawat Garuda Indonesia terparkir di Bandar Udara Syamsuddin Noor Banjarmasin.

PROKAL.CO- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan terus bergerak cepat memperluas jaringan konektivitas internasional. Kedua provinsi kini tengah membidik pembukaan rute penerbangan langsung menuju China sebagai strategi memacu angka kunjungan wisatawan mancanegara hingga memperluas keran ekspor komoditas unggulan daerah.

Di Kalimantan Barat, pemerintah daerah tengah menyiapkan pembukaan penerbangan dari Pontianak menuju dua kota besar di China, yakni Beijing dan Guangzhou, menyusul suksesnya pembukaan rute penerbangan langsung Pontianak-Singapura.

"Kami sangat bersyukur penerbangan langsung Pontianak-Singapura sudah terwujud. Selanjutnya kami juga sedang menyiapkan pembukaan penerbangan langsung dari Pontianak menuju China, baik ke Beijing maupun Guangzhou," ujar Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

Norsan menambahkan bahwa selain mendongkrak sektor pariwisata di wilayah seperti Kota Singkawang, hadirnya rute ke Negeri Tirai Bambu ini bakal membuka peluang besar bagi layanan kargo udara. Produk-produk unggulan daerah seperti ikan, udang, kepiting, hingga lidah buaya diharapkan dapat tiba di pasar internasional dengan lebih cepat dan segar.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga giat mengoptimalkan status Bandara Syamsudin Noor untuk memperluas jangkauan rute internasional yang sebelumnya telah melayani penerbangan ke Kuala Lumpur.

"Saat ini, sejumlah maskapai mulai mempertimbangkan pembukaan rute ke Singapura, China, dan sekitarnya sebagai bagian dari pengembangan jaringan penerbangan internasional langsung dari Kalimantan Selatan," terang Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, M. Fitri Hernadi.

Langkah strategis dari kedua provinsi di Pulau Kalimantan ini diyakini tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat, tetapi juga menjadi angin segar bagi efisiensi jalur logistik para pelaku usaha serta pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : Pontianak Post
kalbar kalsel