PROKAL.CO- Dunia penerbangan di Kabupaten Kotawaringin Timur kembali memunculkan kabar terbaru. Maskapai NAM Air dilaporkan menghentikan sementara layanan operasional penerbangan untuk rute Sampit–Jakarta maupun sebaliknya (Jakarta–Sampit). Kepastian ini diterima oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur pada Senin (27/7/2026).
Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, mengonfirmasi kabar penhentian sementara tersebut. Pihaknya saat ini tengah menunggu laporan dan klarifikasi resmi dari manajemen maskapai terkait alasan di balik keputusan penghentian rute tersebut.
"Saya baru mendapat informasi hari ini bahwa NAM Air untuk rute Jakarta–Sampit dan Sampit–Jakarta sementara off dulu. Penyebabnya masih kami konfirmasi apakah karena perawatan pesawat atau faktor lain," jelas Raihansyah pada Senin (27/7/2026).
Di tengah kabar penghentian rute oleh NAM Air, operasional maskapai Super Air Jet yang melayani rute ke Sampit justru mencatatkan tren yang sangat positif. Menurut Raihansyah, keterisian penumpang (load factor) Super Air Jet konsisten berada di angka yang tinggi setiap harinya.
"Super Air Jet alhamdulillah masih bertahan. Dari laporan maskapai dan bandara, setiap hari penumpangnya di atas 100 orang, bahkan bisa penuh sekitar 180 penumpang," ungkapnya.
Tingginya animo masyarakat pengguna moda transportasi udara mendorong Dishub Kotim untuk mengambil langkah strategis. Pihaknya telah melayangkan usulan kepada manajemen Lion Group agar rute penerbangan Sampit–Surabaya—yang saat ini masih dilayani pesawat baling-baling jenis ATR—dapat ditingkatkan menggunakan armada pesawat jet Boeing berkapasitas lebih besar.
Tak hanya itu, Dishub Kotim juga aktif menjajaki kerja sama dengan maskapai lain seperti TransNusa dan Pelita Air untuk membuka rute baru di Bandara Haji Asan Sampit demi memberikan lebih banyak pilihan transportasi bagi masyarakat. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co