Pertamina Cek Tabung LPG di Samarinda, Kebocoran Jadi Perhatian

Muhamad Yamin • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 09:25 WIB
Pertamina memastikan proses pengisian, pemeriksaan, hingga perbaikan tabung dilakukan sesuai standar keselamatan dan ketentuan Health, Safety, Security & Environment (HSSE).
Pertamina memastikan proses pengisian, pemeriksaan, hingga perbaikan tabung dilakukan sesuai standar keselamatan dan ketentuan Health, Safety, Security & Environment (HSSE).

PROKAL.CO, SAMARINDA — PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperketat pengawasan terhadap kelayakan tabung LPG sebelum didistribusikan kepada masyarakat. Pengawasan dilakukan melalui Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah fasilitas pengisian dan pemeliharaan tabung LPG di Samarinda.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (6/8/2026) itu menyasar Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT). Pertamina memastikan proses pengisian, pemeriksaan, hingga perbaikan tabung dilakukan sesuai standar keselamatan dan ketentuan Health, Safety, Security & Environment (HSSE).

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Isfahani mengatakan, pemeriksaan langsung di lapangan diperlukan untuk memastikan setiap tabung yang kembali digunakan dalam kondisi aman dan memenuhi standar.

Menurut dia, aspek keselamatan menjadi perhatian utama karena tabung LPG akan bersentuhan langsung dengan masyarakat setelah meninggalkan fasilitas pengisian dan pemeliharaan. “Kualitas pemeliharaan dan perbaikan tabung harus terus dijaga dan ditingkatkan. Kami ingin memastikan tidak ada tabung yang belum memenuhi standar, termasuk yang terindikasi mengalami kebocoran, keluar dari fasilitas untuk kembali didistribusikan,” kata Isfahani.

Ia mengatakan, pengawasan tidak hanya dilakukan terhadap kondisi fisik tabung, tetapi juga terhadap rangkaian proses yang membuat tabung tersebut dinyatakan layak untuk kembali diedarkan. Dalam kunjungan tersebut, Pertamina bersama Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (DPC Hiswana Migas) Samarinda melihat langsung proses pengisian LPG, pemeliharaan tabung, serta penerapan prosedur keselamatan di fasilitas operasional.

Isfahani mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang evaluasi bersama antara Pertamina dan mitra kerja. Sejumlah hal yang masih dapat diperbaiki di lapangan diharapkan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

“Menjadi tanggung jawab kami di Pertamina untuk memastikan LPG dapat disalurkan kepada masyarakat dengan aman, andal, dan sesuai ketentuan,” ujarnya. Sekretaris DPC Hiswana Migas Samarinda Windi Novrianth menilai, kunjungan lapangan tersebut memberikan pemahaman langsung kepada para mitra mengenai proses pengisian dan pemeliharaan tabung LPG.

Menurut dia, keterlibatan para pemangku kepentingan dalam pengawasan operasional penting untuk menjaga kualitas pelayanan distribusi LPG kepada masyarakat.“Kami dapat melihat langsung bagaimana proses pengisian LPG, pemeliharaan tabung, serta penerapan aspek keselamatannya,” kata Windi. Ia berharap kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, koordinasi antara Pertamina dan para mitra tidak hanya berlangsung ketika terjadi persoalan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyatakan pengawasan di fasilitas operasional akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan distribusi LPG. Pemeriksaan dan pemeliharaan tabung menjadi salah satu mata rantai penting untuk memastikan LPG yang diterima masyarakat aman digunakan. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
lpg 3 kg