Sinar Mas Land Resmi Rilis Grand City Samarinda, Kawasan Township Pertama di Kota Tepian

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 06:35 WIB
Kawasan terpadu ini berdiri di atas lahan seluas lebih dari 70 hektare dengan mengusung konsep “Harmony of Nature and Luxury Living”.
Kawasan terpadu ini berdiri di atas lahan seluas lebih dari 70 hektare dengan mengusung konsep “Harmony of Nature and Luxury Living”.
  

SAMARINDA — Sinar Mas Land terus memperkuat pijakannya di Kalimantan Timur. Guna menjawab lonjakan kebutuhan hunian berkualitas di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), pengembang kawakan ini resmi meluncurkan Grand City Samarinda—proyek township atau kota mandiri pertama yang hadir di Kota Tepian.

Kawasan terpadu ini berdiri di atas lahan seluas lebih dari 70 hektare dengan mengusung konsep “Harmony of Nature and Luxury Living”. Menariknya, integrasi ruang hidup modern di sini menyatu harmonis dengan alam berkat keberadaan tiga danau alami yang difungsikan sekaligus sebagai area resapan air dan sarana rekreasi bagi warga.

Sebagai langkah awal, Sinar Mas Land memperkenalkan Klaster Seine yang mengusung arsitektur classic modern. Terinspirasi dari estetika Sungai Seine di Prancis, hunian dua lantai ini dirancang dengan jendela berukuran besar untuk memastikan pencahayaan alami dan sirkulasi udara maksimal. Pengembang menyediakan tipe rumah mulai dari 2 kamar tidur hingga 4 kamar master (ditambah 1 kamar ART), dengan kisaran luas tanah 72–180 m² dan luas bangunan 51–138 m². Pada tahap perdana, sebanyak 300 unit dipasarkan dengan rentang harga Rp900 jutaan hingga Rp3 miliaran.

CEO East Indonesia Sinar Mas Land, Franky Najoan, optimistis terhadap potensi pertumbuhan Samarinda. Menurutnya, mobilitas penduduk yang tinggi serta terbatasnya pasokan kawasan terpadu skala besar menjadi momentum tepat bagi perusahaan untuk membawa standar hidup baru.

"Melalui Grand City Samarinda, kami ingin menghadirkan kawasan hunian terpadu di pusat ekonomi Kalimantan Timur yang tidak hanya nyaman, tetapi juga menciptakan nilai investasi jangka panjang," tegas Franky.

Untuk menunjang kenyamanan, berbagai fasilitas disiapkan di dalam kawasan, mulai dari clubhouse dengan kolam renang, pusat kebugaran, lapangan tenis, hingga central lake yang dilengkapi jogging track, gazebo, mini amphitheater, serta pengamanan 24 jam.

Dari sisi aksesibilitas, lokasi Grand City Samarinda terbilang sangat strategis karena menjembatani dua jalur arteri utama, yakni Jalan Bung Tomo dan Jalan KH Harun Nafsi. Pengembang juga membangun boulevard utama selebar 23 meter dengan enam lajur guna menjamin kelancaran arus kendaraan. Letaknya pun berdekatan dengan pusat rekreasi dan fasilitas publik penting, seperti Big Mall, RS Mulya Medika, Politeknik Negeri Samarinda, hingga akses jalan tol.

Ekspansi ini melanjutkan rekam jejak sukses Sinar Mas Land yang sebelumnya telah mengembangkan Grand City Balikpapan seluas 256 hektare sejak 2014. Kehadiran proyek baru di Samarinda ini diharapkan makin memperkuat ekosistem township terintegrasi sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sinar Mas Land Grand City Samarinda