Pelatih yang akrab disapa RD itu menyebut jarak lapangan dengan penonton yang sangat dekat membuat dirinya sulit memberikan instruksi kepada anak asuhnya.
Hal tersebut juga didukung dengan suporter Persija Jakarta, yakni Jakmania yang tak berhenti selalu bernyanyi dengan lantang sepanjang 90 menit pertandingan.
Apalagi, jumlah suporter Persija Jakarta yang hadir pada laga perdana itu mencapai 15 ribu penonton. RD mengatakan bahwa dirinya terpaksa menggunakan bahasa tubuh dengan harapan anak asuhnya mengerti instruksi yang diberikannya dari pinggir lapangan.
"Saya sebenarnya sudah antisipasi itu (jarak penonton dengan lapangan yang sangat dekat), situasi ini tidak bisa memungkinkan bagi kami," ujar Rahmad Darmawan dalam konferensi pers selepas laga, Sabtu (10/8/2024) malam.
"Teriakan-teriakan yang saya lakukan pasti tidak terdengar. Makanya saya menggunakan bahasa tubuh kepada pemain saya," tambah mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 itu.
Walaupun beralasan dengan sulit berkomunikasi dengan anak asuhnya dari pinggir lapangan, namun RD mengaku jika para pemain Barito Putera kerap kesulitan di setiap laga perdana Liga 1.
RD menjelaskan bahwa para pemain Barito Putera sudah lama tak berlaga dengan dihadiri banyaknya suporter di stadion juga menjadi faktor dari kekalahan pada laga tersebut.