Takluk dari Dewa United menjadi alarm. Hasil minor ini adalah kali keempat beruntun yang didapat Borneo FC Samarinda. Tim berjuluk Pesut Etam itu menutup regular series Liga 1 musim 2023–2024 dengan banyak catatan. Meski tidak lagi menentukan, kondisi tersebut jelas menimbulkan keraguan bagi pendukungnya saat tampil di championship series.
Setelah dipermak Madura United (0-4), Arema FC (1-2), serta Persib Bandung (2-1), kini giliran Dewa United yang memberikan luka. Bertandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (30/4), Borneo FC takluk dengan skor 2-1.
Tuan rumah mencetak gol lewat Jose Porteria pada menit ke-17 dan Egy Maulana Vikri (58’). Borneo FC hanya mampu membalas sebiji gol lewat Felipe Cadenazzi pada menit ke-77.
Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra menyebut, beberapa peluang di babak pertama belum bisa dimaksimalkan. Padahal, kans untuk berbuah gol cukup besar. Selain itu, lini pertahanan juga disebutnya kurang performa pada pertandingan kali ini. “Tapi, di babak kedua kita sudah bermain bagus meskipun ada beberapa kesalahan,” ucapnya sesuai pertandingan.
Sementara itu, kapten tim, Diego Michiels menganggap, keberuntungan kali ini belum milik Borneo FC. “Peluang yang kami ciptakan banyak, begitu pun Dewa United. Mungkin kami belum beruntung,” sambungnya.
Tuntas sudah pertandingan Borneo FC di Liga 1. Saat ini mereka akan dihadapkan Madura United di championship series. Meski pun jadwal resmi bergulirnya pertandingan tersebut belum diketahui, namun Pieter akan mempersiapkan diri sebaik mungkin. “Tanggal pertandingan belum terlihat. Kami juga sudah tahu akan melawan Madura. Target kami akan menang. Kami harus fokus, percaya diri, dan memperbaiki kesalahan-kesalahan di empat laga terakhir. Sehingga di championship nanti, kita tidak melakukan kesalahan seperti sebelumnya,” pungkasnya. (er/k8)
Editor : Indra Zakaria