SAMARINDA—Perhelatan championship series Liga 1 sudah di depan mata. Borneo FC Samarinda pun memaksimalkan jeda yang ada untuk memperbaiki performa setelah menelan kekalahan dalam empat pertandingan terakhir liga.
Sesuai jadwal, pada babak final four tersebut, Borneo FC akan berhadapan dengan Madura United. Pertandingan leg pertama akan berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, markas Madura United, pada Rabu, 15 Mei mendatang. Empat hari setelahnya, giliran Pesut Etam menjadi tuan rumah di Stadion Batakan, Balikpapan.
Saat ini, skuad Pesut Etam terus mempertajam kemampuan mereka di Training Ground Borneo FC, Jalan Jakarta 1, Kelurahan Lok Bahu, Samarinda. Pelatih Borneo FC Pieter Huistra menyatakan bahwa latihan terus dilakukan, dan pemain yang cedera pun terus diupayakan untuk pulih tepat waktu.
Berbicara soal penampilan sebelumnya, menurut Pieter, kekalahan dalam empat pertandingan terakhir di liga tidak lepas dari absennya sejumlah pemain. Hal tersebut mengubah komposisi tim dari yang sebelumnya.
"Dalam empat pertandingan terakhir, kami kehilangan banyak pemain, ada yang membela Timnas Indonesia U-23 dan ada yang cedera,” katanya.
Namun, pelatih berpaspor Belanda itu, kini boleh percaya diri. Sebab, ia yakin beberapa pemain yang cedera bisa berada dalam kondisi terbaiknya saat pertandingan championship series bergulir. Begitu juga dengan pemain yang membela timnas bakal segera tiba. “Ini akan menambah kekuatan kami," ujar Pieter.
Berbicara soal target, menurutnya, belum lengkap jika Borneo FC tidak meraih gelar juara pada championship series. Ambisi Pesut Etam mereka untuk memenangi babak ini sangat besar. Hal tersebut juga akan menjadi bagian dari sejarah perjalanan Borneo yang telah mencapai usia 10 tahun.
"Meraih gelar juara seri reguler memang menyenangkan, tetapi setelah ini ada championship series, jadi kami harus mempersiapkannya dengan baik untuk bisa memenanginya," tandasnya.(tom/k15)
EKO PRALISTIO
pralistioeko@gmail.com
Editor : Indra Zakaria