SAMARINDA – Borneo FC sempat menjadi fenomena di kompetisi Super League musim ini setelah mencatatkan rekor impresif dengan menyapu bersih kemenangan dalam 11 pekan pertama. Namun, dominasi tim berjuluk Pesut Etam tersebut mulai goyah memasuki pertengahan musim, hingga akhirnya posisi mereka di puncak klasemen harus rela dikudeta oleh Persib Bandung pada penghujung putaran pertama.
Meski saat ini masih duduk nyaman di peringkat kedua dengan koleksi 37 poin, hilangnya konsistensi di beberapa laga terakhir menjadi catatan serius bagi manajemen. Pihak klub menyayangkan kegagalan mempertahankan tren positif yang sebenarnya bisa membuat mereka tetap berada di posisi teratas tanpa tekanan berarti dari pesaing lainnya.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menegaskan bahwa manajemen bersama tim pelatih tengah melakukan pembenahan intensif demi mengembalikan performa terbaik tim. Kendati demikian, pihak klub belum membocorkan secara mendetail apakah langkah pembenahan tersebut akan melibatkan aktivitas belanja pemain baru secara besar-besaran atau melalui restrukturisasi skema permainan yang sudah ada.
Dandri menyatakan dukungan penuhnya terhadap keputusan teknis yang akan diambil oleh tim pelatih. Menurutnya, segala opsi, termasuk mendatangkan pemain pengganti, sedang dipertimbangkan dengan matang. Seluruh hasil evaluasi akhir dijadwalkan akan rampung dan segera diimplementasikan sebelum laga penting yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Januari 2026.
Walaupun sempat mengalami periode sulit, Dandri tetap mengapresiasi pencapaian skuad Pesut Etam yang mampu bertahan di papan atas klasemen. Ia meyakini peluang untuk kembali naik ke peringkat pertama masih sangat terbuka lebar asalkan seluruh anggota tim memiliki etos kerja keras dan konsistensi tinggi sepanjang putaran kedua. Fokus utama saat ini adalah melengkapi kekuatan tim agar posisi mereka tidak lagi merosot.
Ujian terdekat bagi Borneo FC adalah laga tandang melawan Persis Solo di Stadion Manahan pada Jumat, 23 Januari sore. Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi Pesut Etam untuk membuktikan keseriusan mereka dalam berbenah sekaligus menjaga persaingan ketat dalam perburuan gelar juara Super League musim ini.(*)
Editor : Indra Zakaria