SAMARINDA – Kesempurnaan adalah dambaan semua orang, namun selama sepak bola dimainkan oleh manusia, kesalahan akan tetap menjadi bagian dari permainan. Pesan tegas tersebut tersirat dalam pernyataan pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menanggapi insiden gol penalti tim tamu dalam laga kontra PSIM Jogjakarta, Minggu (1/2) lalu.
Dalam laga pekan ke-19 tersebut, kemenangan Pesut Etam nyaris saja sirna. Pelanggaran yang dilakukan pemain muda, Dika Kuswardani, pada menit ke-80 berujung penalti bagi PSIM yang sempat menyamakan kedudukan. Beruntung, gol telat Koldo Obieta di menit-menit akhir pertandingan berhasil menyelamatkan muka Borneo FC dan memastikan tiga poin tetap bertahan di kandang.
Fabio Lefundes menegaskan bahwa keputusan menurunkan seorang pemain selalu didasarkan pada penilaian objektif selama sesi latihan. Baginya, kesungguhan dan keseriusan pemain dalam berlatih adalah indikator utama untuk mendapatkan kesempatan tampil di lapangan hijau.
"Kami memberikan kesempatan sesuai dengan apa yang pemain tunjukkan dalam latihan. Di beberapa pertandingan sebelumnya, saya menempatkannya dalam situasi yang lebih sulit dan dia bisa melakukannya. Namun, mungkin kemarin memang bukan hari terbaiknya," ungkap Lefundes membela anak asuhnya.
Pelatih asal Brasil tersebut menilai kesalahan dalam sepak bola adalah hal yang lumrah. Menurutnya, tugas pelatih adalah tetap memberikan kepercayaan agar mental pemain tidak runtuh dan bisa memperbaiki penampilan di laga berikutnya. Ia juga menyayangkan reaksi sebagian pendukung yang tidak sabar terhadap kesalahan pemain di lapangan.
Lebih lanjut, Lefundes mengingatkan bahwa Dika Kuswardani adalah pemain muda hasil binaan asli klub yang membutuhkan ruang untuk berkembang. Tekanan berlebihan dari suporter dikhawatirkan justru akan merusak konsentrasi dan kepercayaan diri talenta lokal tersebut.
"Sangat disayangkan ketika pendukung menjadi tidak sabar, karena itu bisa menghilangkan konsentrasi dan kepercayaan diri pemain. Dia adalah anak muda asli binaan klub, maka seharusnya kita memberikan dukungan supaya kemampuannya bisa terus meningkat," pungkasnya.(*)
Editor : Indra Zakaria