BALIKPAPAN — Persiba Balikpapan tengah bersiap menghadapi laga penting pada pekan ke-20 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Tim berjuluk Beruang Madu tersebut dijadwalkan bertemu dengan tim juru kunci, Persipal Palu, dalam misi keluar dari zona merah klasemen.
Namun, terdapat perubahan mendadak terkait waktu dan lokasi pertandingan. Sedianya, laga ini akan digelar di Stadion Gawalise, Palu, pada Sabtu (21/2). Berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram klub, pertandingan tersebut diputuskan mundur ke hari Senin (23/2) dan dipindahkan lokasinya ke Stadion Sriwedari, Solo.
Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu, menyadari sepenuhnya bahwa laga ini akan berlangsung sangat sengit. Mengingat kedua tim saat ini tertahan di papan bawah, kemenangan menjadi harga mati bagi kedua belah pihak untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi.
"Semua pemain tahu kondisi kami. Kami harus bermain dengan susah payah dan datang ke sana untuk mengincar kemenangan di laga tandang," tegas Leo.
Ambisi meraih poin penuh ini didorong oleh catatan kurang impresif Persiba dalam beberapa laga terakhir. Sejak Leo menjalani debut sebagai pelatih, Beruang Madu baru mengoleksi satu kemenangan saat menjamu Barito Putera di Stadion Batakan. Sisanya, mereka harus menelan dua kekalahan dari Persiku Kudus dan Deltras FC, serta hasil imbang di laga pembuka putaran ketiga pekan lalu.
Kehilangan banyak poin di laga-laga sebelumnya membuat tim pelatih menekankan pentingnya kerja keras ekstra di Solo nanti. "Tidak ada alasan lain, kami sudah kehilangan banyak poin. Di sana, bagaimanapun caranya kami harus berusaha meraih tiga poin penuh," tutup Leo. (*)
Editor : Indra Zakaria