Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Puasa Tak Halangi Ketajaman, Sheriddin Boboev Cetak Gol Debut di Tengah Ramadan Pertama di Indonesia

Redaksi Prokal • 2026-02-21 13:29:41

Penyerang anyar PSM Makassar, Sheriddin Boboev
Penyerang anyar PSM Makassar, Sheriddin Boboev

Penyerang anyar PSM Makassar, Sheriddin Boboev, membuktikan bahwa ibadah puasa bukanlah penghalang untuk memberikan performa maksimal di atas lapangan hijau. Pemain asal Tajikistan ini baru saja membagikan pengalaman pertamanya menjalani Ramadan di Indonesia sejak bergabung dengan skuad Juku Eja pada bursa transfer paruh musim Februari lalu. Meski berstatus sebagai satu-satunya pemain asing muslim di skuadnya, Boboev mengaku tidak menemui hambatan berarti dalam menjalankan kewajiban agamanya sambil tetap bersaing di level tertinggi kompetisi Super League 2025/2026.

Kemudahan adaptasi ini diakuinya tidak lepas dari pengalaman masa lalu saat merumput di Malaysia pada tahun 2021. Boboev merasa kemiripan iklim tropis antara Indonesia dan Malaysia sangat membantunya dalam menjaga kebugaran fisik saat berpuasa. Walau cuaca di tanah kelahirannya jauh berbeda, penyerang berusia 26 tahun ini merasa tubuhnya semakin hari semakin terbiasa dengan kelembapan udara di Indonesia. Tantangan kecil justru datang dari kuliner lokal yang cenderung pedas, namun hal itu ia anggap sebagai bagian dari proses adaptasi yang berjalan positif dari pertandingan ke pertandingan.

Ketangguhan Boboev pun teruji nyata dalam laga panas pekan ke-22 melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat malam. Tampil sebagai winger kanan sejak menit awal, ia menunjukkan mobilitas tinggi yang merepotkan barisan pertahanan lawan. Puncaknya, Boboev berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-37, sebuah gol yang membuktikan bahwa puasa tidak menggerus ketajamannya di depan gawang. Gol tersebut menjadi bukti profesionalisme Boboev dalam menyeimbangkan kewajiban spiritual dan tanggung jawabnya sebagai pemain profesional.

Meskipun sukses mencetak gol ke gawang Macan Kemayoran, Boboev tak mampu menutupi kekecewaannya lantaran PSM Makassar gagal membawa pulang poin dari Jakarta. Baginya, Juku Eja bermain sangat baik dan tidak layak menelan kekalahan dalam pertandingan tersebut. Kendati demikian, pencapaian individu di tengah bulan Ramadan ini menjadi modal kepercayaan diri bagi Boboev untuk terus berkontribusi bagi PSM di sisa musim, sekaligus menginspirasi banyak pihak tentang dedikasi seorang atlet muslim di kancah sepak bola nasional. (*)

Editor : Indra Zakaria