Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Meski Menang atas Arema, Pelatih Borneo FC Beri Catatan Kritis

Redaksi Prokal • 2026-02-28 09:30:00

Caxambu dkk.
Caxambu dkk.

SAMARINDA – Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, memberikan catatan kritis meski timnya sukses mengamankan kemenangan krusial 3-1 atas Arema FC dalam laga pekan ke-23 Super League di Stadion Segiri, Kamis (26/2/2026). Lefundes mengakui adanya perbedaan mencolok antara dominasi timnya di paruh pertama dan kendur di paruh kedua.

Borneo FC tampil trenggalek di babak pertama dengan menggelontorkan tiga gol melalui Westherley 'Caxambu' Garcia (7') dan brace dari Juan Felipe Villa (26', 42'). Namun, alur pertandingan berubah drastis setelah jeda turun minum. Dominasi Pesut Etam memudar, yang memungkinkan Arema FC memperkecil ketertinggalan melalui Dalberto pada menit ke-64.

"Babak pertama kami bermain luar biasa. Kami membangun alur serangan yang baik dan sangat solid," ujar Fabio Lefundes usai laga.

Meski senang dengan raihan tiga poin, Lefundes tidak menutup mata terhadap penurunan kualitas permainan timnya di babak kedua. Ia menjelaskan bahwa perubahan skema terpaksa dilakukan karena faktor kebugaran pemain yang tidak terduga, yang akhirnya merusak ritme permainan dominan yang sempat mereka bangun.

"Hanya sayang sekali kita harus berubah karena ada beberapa pemain yang cedera. Hal itu membuat lawan bisa mencetak satu gol dan kita kehilangan momentum," jelas pelatih asal Brasil tersebut.

Keresahan Lefundes cukup beralasan. Setelah kemenangan ini, Borneo FC sudah dinanti oleh jadwal "neraka" melawan tiga raksasa papan atas secara berurutan: Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Persib Bandung. Baginya, inkonsistensi performa selama 90 menit penuh menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi sebelum menantang tim-tim elite tersebut.

Kemenangan ini memang belum menggeser Borneo FC dari posisi ketiga klasemen sementara dengan 49 poin, namun hasil ini menempel ketat Persija Jakarta yang hanya unggul satu angka di posisi kedua. Bagi Lefundes, mempertahankan intensitas babak pertama akan menjadi kunci jika Pesut Etam ingin terus bersaing dalam perburuan gelar juara Super League musim ini. (*)

Editor : Indra Zakaria