Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kebuntuan di Batakan: Beruang Madu Gagal Menjauh dari Jerat Degradasi

Redaksi Prokal • 2026-03-02 14:30:42

Takumu Nishihara berusaha menembus pertahanan PSIS Semarang saat Persiba Balikpapan bermain imbang tanpa gol di Stadion Batakan.
Takumu Nishihara berusaha menembus pertahanan PSIS Semarang saat Persiba Balikpapan bermain imbang tanpa gol di Stadion Batakan.

 

BALIKPAPAN- Stadion Batakan menjadi saksi bisu perjuangan keras Persiba Balikpapan yang harus puas berbagi angka dengan PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 2 Championship 2025/2026, Minggu (1/3/2026) malam. Meski tampil di depan pendukung sendiri, tim berjuluk Beruang Madu tersebut gagal memaksimalkan status tuan rumah untuk mengamankan poin penuh, mengakhiri laga dengan skor kacamata yang membuat posisi mereka di klasemen masih dibayangi kecemasan.

Tambahan satu poin ini belum cukup bagi Persiba untuk bernapas lega karena persaingan di papan bawah justru semakin memanas. Saat ini, Persiba masih tertahan di peringkat kedelapan dengan koleksi 17 poin. Posisi mereka sangat rawan karena hanya terpaut tipis satu angka dari PSIS Semarang yang menguntit di posisi kesembilan dengan 16 poin, sebuah zona merah yang memaksa tim harus berjuang di babak playoff degradasi.

Jalannya pertandingan sebenarnya didominasi oleh anak asuh Leonard Tupamahu. Persiba berkali-kali membongkar pertahanan Laskar Mahesa Jenar dan menciptakan peluang emas. Puncaknya, publik Batakan sempat bersorak saat bola bersarang di gawang lawan, namun perayaan tersebut sirna seketika setelah wasit menganulir gol tersebut karena pemain Persiba dianggap telah berada dalam posisi offside.

Menanggapi hasil yang kurang maksimal ini, Leonard Tupamahu tetap pasang badan dan memberikan apresiasi tinggi atas determinasi skuadnya. Ia melihat sisi positif dari dominasi permainan yang ditunjukkan para pemain di lapangan. Baginya, kemampuan menguasai pertandingan dan menciptakan banyak peluang adalah modal berharga, meski efisiensi di depan gawang masih menjadi pekerjaan rumah yang besar untuk laga-laga berikutnya.

Langkah Persiba ke depan dipastikan tidak akan mudah mengingat jadwal berat sudah menanti di enam pertandingan sisa musim ini. Nama-nama besar seperti Barito Putra, Persipura Jayapura, hingga PSS Sleman siap menjadi ujian konsistensi bagi Beruang Madu. Namun, Leonard tetap memelihara optimisme tinggi dan berencana memanfaatkan jeda kompetisi di momen Lebaran sebagai ajang evaluasi total, baik dari segi fisik maupun skema permainan demi memastikan Persiba tetap eksis di Liga 2.

Di sisi lain, raihan satu poin di kandang lawan disambut dengan tangan terbuka oleh pelatih PSIS Semarang, Andri Ramawi. Baginya, mencuri poin di Balikpapan adalah hasil yang patut disyukuri dalam upaya keras mereka merangkak naik dari zona bawah klasemen. Dengan selisih poin yang sangat rapat di antara tim-tim papan bawah, drama perburuan untuk lolos dari ancaman degradasi diprediksi akan terus memuncak hingga detik-detik akhir musim kompetisi. (*)

Editor : Indra Zakaria