Persija Jakarta tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi menjelang laga krusial melawan Borneo FC dalam lanjutan Super League 2025/2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini sukses menjaga tren positif setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Malut United di laga sebelumnya. Hasil tersebut melengkapi catatan impresif mereka yang menyapu bersih tiga kemenangan beruntun, sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai penantang serius dalam jalur perburuan gelar juara musim ini.
Kiper senior sekaligus kapten Persija, Andritany Ardhyasa, memberikan apresiasi khusus terhadap mentalitas baja rekan-rekannya. Ia mengakui bahwa mempertahankan keunggulan di tengah tekanan bertubi-tubi bukanlah perkara mudah, terutama saat lawan mulai memberikan perlawanan sengit di menit-menit akhir. Fokus dan ketenangan di bawah tekanan inilah yang menjadi modal utama Persija saat harus meladeni perlawanan sengit dari tim tamu nantinya.
Pertarungan yang akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa (3/3/2026) pukul 20.30 WIB ini diprediksi akan berlangsung meledak. Saat ini, Persija bertengger di posisi kedua klasemen dengan koleksi 50 poin, hanya unggul tipis satu angka dari Borneo FC yang menguntit di peringkat ketiga. Praktis, siapa pun yang keluar sebagai pemenang dalam duel ini dipastikan akan mengamankan posisi runner-up sementara dan terus menempel ketat pemuncak klasemen.
Namun, mengalahkan Borneo FC bukanlah tugas ringan bagi anak-anak Jakarta. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut datang dengan modal kemenangan meyakinkan 3-1 atas Arema FC. Secara statistik, Borneo FC juga menjadi momok menakutkan bagi Persija. Dalam lima pertemuan terakhir, Macan Kemayoran belum pernah sekalipun mencicipi kemenangan atas tim asal Samarinda tersebut, dengan rincian empat kali kalah dan satu kali imbang.
Ambisi Borneo FC untuk mengulang kesuksesan kemenangan 3-1 pada pertemuan pertama musim ini di Stadion Segiri tentu sangat besar. Meski harus bermain di hadapan ribuan Jakmania, Pesut Etam diprediksi akan tampil menyerang demi mengudeta posisi kedua. Duel adu gengsi ini tidak hanya mempertaruhkan tiga poin, tetapi juga menjadi pembuktian siapa yang paling layak menjadi penantang terkuat di papan atas Super League musim ini.(*)
Editor : Indra Zakaria