Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Misi Patahkan Kutukan Tujuh Tahun: Persebaya Siap Habis-habisan di Kandang Borneo FC

Redaksi Prokal • 2026-03-07 13:54:19

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares (Persebaya)
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares (Persebaya)

 

SAMARINDA- Persebaya Surabaya mengusung misi besar saat melawat ke Stadion Segiri, Samarinda, untuk menantang tuan rumah Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-25 BRI Super League 2025/26 pada Sabtu (7/3) malam. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa bagi skuad Green Force, melainkan sebuah upaya keras untuk mengakhiri catatan kelam tak pernah menang di markas Pesut Etam selama tujuh tahun terakhir. Sejarah mencatat bahwa kemenangan terakhir tim asal Surabaya tersebut di Samarinda terjadi pada Juni 2019, sebuah rentang waktu yang sangat lama bagi tim sebesar Persebaya.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, secara terbuka mengakui bahwa mencuri poin di kandang Borneo FC adalah tugas yang sangat berat. Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut menyoroti ketangguhan lawan yang selalu tampil dominan di hadapan pendukungnya sendiri. Statistik pertemuan kedua tim menjadi bukti nyata betapa angkernya Stadion Segiri bagi tim tamu, dan Tavares menyadari bahwa kekuatan Borneo FC saat bermain di kandang adalah tantangan utama yang harus dipecahkan oleh anak asuhnya dalam laga krusial ini.

Langkah Persebaya untuk meraih hasil maksimal kian terjal mengingat tim masih dihantui oleh badai cedera yang menimpa beberapa pemain kunci. Kondisi ini menuntut Tavares untuk memutar otak dalam menyusun strategi terbaik guna meredam agresivitas Borneo FC yang datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Borneo FC sendiri menatap laga ini dengan tren positif setelah berhasil mencuri satu poin dari markas Persija Jakarta pada pertandingan sebelumnya, sebuah hasil yang semakin menegaskan stabilitas permainan tim asuhan Pieter Huistra tersebut.

Menyikapi segala rintangan yang ada, Tavares menekankan pentingnya kedisiplinan tingkat tinggi dan fokus penuh sepanjang 90 menit pertandingan. Ia menginstruksikan para pemainnya untuk tidak lengah sedikit pun dan memberikan performa terbaik demi membawa pulang hasil membanggakan ke Surabaya. Bagi Green Force, laga malam ini adalah pembuktian bahwa sejarah dan kutukan masa lalu bisa dihentikan melalui kerja keras dan mentalitas petarung di atas lapangan hijau.

Editor : Indra Zakaria