Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Performa Menanjak, Ezra Walian Dipanggil Timnas, Klok Juga Happy

Redaksi Prokal • 2026-03-10 05:00:00

 Penampilan apik Ezra Walian bersama Persik, membuat John Hermand tertarik memanggilnya ke timnas.
Penampilan apik Ezra Walian bersama Persik, membuat John Hermand tertarik memanggilnya ke timnas.

 

PROKAL.CO- Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, resmi memanggil 41 pemain untuk memperkuat skuad Garuda dalam ajang FIFA Series yang akan berlangsung di Jakarta pada 27 hingga 30 Maret mendatang. Persiapan besar ini dilakukan untuk menghadapi dua pertandingan krusial, di mana Merah Putih dijadwalkan bersua St. Kitts and Nevis pada laga pertama, disusul duel melawan Bulgaria atau Kepulauan Solomon tiga hari kemudian.

Kejutan besar muncul dalam daftar panggil kali ini dengan kembalinya Ezra Walian ke pangkuan timnas setelah absen cukup lama. Gelandang andalan Persik Kediri tersebut akhirnya kembali mendapat kepercayaan setelah terakhir kali mengenakan seragam Garuda pada Piala AFF 2022. Pemain kelahiran Amsterdam yang telah mengoleksi sembilan caps dan tiga gol ini akan bereuni dengan rekan-rekan seperjuangannya di Piala AFF 2020, seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, hingga Egy Maulana Vikri.

Pemanggilan Ezra bukanlah tanpa alasan, mengingat performanya yang tengah menanjak bersama Macan Putih musim 2025-2026. Di bawah asuhan pelatih Ong Kim Swee dan Marcos Reina, Ezra menjelma menjadi pilar tak tergantikan dengan catatan enam gol dan sembilan umpan gol dari 22 pertandingan. Konsistensinya terlihat dari menit bermain yang mencapai 1.959 menit, di mana ia hampir selalu tampil penuh selama 90 menit di setiap laga.

Di sisi lain, antusiasme besar datang dari gelandang senior Persib Bandung, Marc Klok. Ia menilai transisi ke era John Herdman merupakan momentum penting bagi seluruh pemain untuk beradaptasi dengan filosofi dan struktur tim yang baru. Klok mengaku sudah menjalin komunikasi intens dengan pelatih asal Inggris tersebut mengenai visi dan strategi yang akan diterapkan di lapangan.

"Turnamen ini sangat penting karena semua orang tahu sekarang ada staf pelatih yang baru. Semuanya dimulai lagi dari nol, dengan filosofi dan gaya bermain yang berbeda," ujar Marc Klok saat memberikan keterangan resminya.

Klok juga terkesan dengan kedisiplinan dan visi profesional yang dibawa Herdman, di mana kepentingan kolektif tim selalu ditempatkan di atas individu. Ia merasa struktur yang dibangun sangat jelas dan sangat mendukung ide-ide sang pelatih demi kemajuan tim nasional.

"Kami sudah berbicara cukup lama tentang ide-idenya dan strategi yang dia inginkan. Dia sangat profesional dan menekankan bahwa tim lebih penting daripada individu. Saya sangat mendukung strukturnya yang jelas," tambah Klok.

Menghadapi potensi pertemuan dengan Bulgaria, Klok yang memiliki pengalaman berkarier di negara tersebut memberikan peringatan mengenai gaya bermain lawan yang sangat mengandalkan fisik. Ia menilai tim-tim dari kawasan tersebut sangat efektif meski tidak banyak menggunakan kombinasi permainan yang rumit.

"Saya tahu Bulgaria kuat. Postur mereka besar, tinggi, dan bermain sepak bola langsung. Mereka mungkin tidak banyak kombinasi, tapi sangat efektif," papar gelandang naturalisasi tersebut.

Meski menyadari tantangan berat yang menanti, bermain di hadapan publik sendiri memberikan suntikan optimisme bagi skuad Garuda. Marc Klok menegaskan bahwa dalam turnamen ini, target juara menjadi harga mati bagi Indonesia untuk menandai dimulainya era baru dengan prestasi yang membanggakan.(*)

Editor : Indra Zakaria