SAMARINDA- Stadion Segiri Samarinda dipastikan bakal membara pada Minggu malam, 15 Maret 2026 mendatang. Laga tunda pekan ke-21 yang mempertemukan Borneo FC melawan Persib Bandung menjadi magnet utama yang mengubah atmosfer kota menjadi jauh lebih emosional dari biasanya. Pertarungan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan duel harga diri antara dua penguasa klasemen, di mana Maung Bandung yang bertengger di posisi puncak akan ditantang langsung oleh Pesut Etam yang menempel ketat di peringkat kedua.
Persaingan sengit memperebutkan takhta juara ini memberikan bumbu istimewa dalam persiapan kedua tim. Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, mengakui bahwa meski persiapan teknis dilakukan seperti menghadapi lawan lainnya, posisi kedua tim di klasemen menciptakan aura pertandingan yang berbeda dan memiliki daya tarik luar biasa bagi publik sepak bola tanah air.
Antusiasme tinggi ini terbukti dari ludesnya tiket pertandingan jauh sebelum laga dimulai. Dandri mengonfirmasi bahwa berdasarkan informasi terakhir yang ia terima, seluruh tiket sudah terjual habis atau sold out. Fenomena ini terlihat jelas dari keriuhan di media sosial, di mana banyak suporter mengaku kesulitan mendapatkan akses masuk ke stadion demi menyaksikan duel panas tersebut.
Penuhnya tribun Stadion Segiri diharapkan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi para pemain Borneo FC untuk tampil maksimal di lapangan. Berbekal modal kemenangan pada laga sebelumnya, dukungan masif dari suporter di kandang sendiri diharapkan mampu menjaga konsistensi tim. Dandri pun menaruh harapan besar agar gairah luar biasa dari para pendukung ini tidak hanya meledak pada laga kontra Persib saja, melainkan terus konsisten mengalir dalam setiap pertandingan kandang Pesut Etam ke depannya. (*)
Editor : Indra Zakaria