SAMARINDA – Persib Bandung terpaksa harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Borneo FC dalam laga tunda pekan ke-21 Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu sore tersebut menyajikan duel sengit dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan.
Tampil di hadapan pendukung lawan, tim berjuluk Maung Bandung ini sebenarnya mampu mengimbangi tekanan agresif dari Pesut Etam. Jual beli serangan terus terjadi sepanjang dua babak, namun hingga laga usai, skor imbang tidak berubah. Meski berhasil membawa pulang satu poin dari laga tandang yang sulit, gelandang andalan Persib, Marc Klok, mengungkapkan kekecewaannya.
Pemain bernomor punggung 23 itu menegaskan bahwa skuad Pangeran Biru datang ke Samarinda dengan misi tunggal, yakni meraih poin penuh. Baginya, hasil imbang ini terasa seperti kehilangan dua poin krusial yang seharusnya bisa mendongkrak posisi mereka di klasemen.
"Kita tidak senang dengan hasil karena kita datang ke sini untuk ambil tiga poin," ujar Klok saat memberikan keterangan usai laga.
Klok menilai timnya memiliki beberapa momentum emas untuk membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan. Namun, kurang maksimalnya penyelesaian akhir dan dinamika di lapangan membuat peluang-peluang tersebut menguap begitu saja. Meski kecewa, ia tetap mencoba mengambil sisi positif bahwa setidaknya Persib tidak kehilangan poin sama sekali dalam lawatan berat ke Kalimantan Timur kali ini.
Menurut Klok, evaluasi menyeluruh harus segera dilakukan mengingat persaingan di papan atas Super League kini semakin ketat. Ia menekankan pentingnya konsistensi permainan agar tidak lagi kehilangan poin-poin penting di sisa kompetisi yang masih panjang.
Kini, fokus Persib Bandung langsung beralih pada laga berikutnya. Perbaikan performa dan pemulihan fisik pemain menjadi prioritas utama agar Maung Bandung bisa segera kembali ke jalur kemenangan dan menjaga asa dalam perebutan gelar juara musim ini. (*)
Editor : Indra Zakaria