PAREPARE – Borneo FC menunjukkan kelasnya sebagai kandidat kuat juara Super League 2025-2026. Meski sempat tertinggal dan digempur habis-habisan di awal laga, skuat berjuluk Pesut Etam ini berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan tipis 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (18/4/2026) malam.
Tuan rumah PSM langsung menggebrak sejak peluit pertama dibunyikan. Mengandalkan duet penyerang Alex Tanque dan Jacques Medina, tim asuhan Juku Eja berkali-kali merepotkan barisan pertahanan Borneo FC yang dikawal Nadeo Argawinata.
Upaya agresif PSM membuahkan hasil pada menit ke-17. Berawal dari umpan silang akurat Jacques Medina, Muhammad Arfan yang merangsek ke depan berhasil menyambut bola dengan sundulan mematikan yang gagal diantisipasi Nadeo. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah sempat membuat Borneo FC kehilangan ritme permainan.
Tersentak oleh gol tersebut, Borneo FC mulai keluar menyerang. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan anak asuh Pieter Huistra membuahkan hasil pada menit ke-31. Juan Villa mengeksekusi tendangan bebas yang arah bolanya sempat berbelok setelah membentur kepala pemain pagar PSM. Kiper Hilmansyah yang sudah salah langkah hanya bisa melihat bola masuk ke gawangnya. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Drama VAR dan Pembuktian Koldo Obieta
Memasuki babak kedua, laga berjalan semakin sengit. Borneo FC sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-55 lewat Koldo Obieta. Namun, setelah melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit menganulir gol tersebut karena Obieta dianggap berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Kei Hirose.
Obieta kembali nyaris mencatatkan namanya di papan skor tujuh menit berselang, namun sontekan jarak dekatnya hanya membentur tiang gawang. Di sisi lain, PSM bukan tanpa peluang. Pada menit ke-66, skema tendangan bebas cerdas diperagakan Yuran Fernandes yang memberikan operan kejutan kepada Gledson. Beruntung bagi Borneo, Nadeo tampil gemilang dengan menepis tembakan keras gelandang asal Brasil tersebut.
Momen penentu akhirnya tiba pada menit ke-79. Mariano Peralta yang lepas dari kawalan di sisi kanan mengirimkan umpan tarik yang sangat memanjakan. Koldo Obieta yang berdiri di posisi tepat tidak menyia-nyiakan peluang ketiganya malam itu dan sukses menyarangkan bola ke gawang PSM.
Meski PSM mencoba membalas di sisa waktu, termasuk peluang dari Savio Roberto di masa injury time, ketangguhan Nadeo di bawah mistar memastikan skor 2-1 tetap bertahan. Dengan hasil ini, Borneo FC sukses membawa pulang tiga poin penting dari markas lawan dan terus memperkokoh posisi mereka di papan atas klasemen. (*)
Editor : Indra Zakaria