SAMARINDA – Meski publik sepak bola tanah air tengah tertuju pada duel panas El Clasico antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung yang bakal dihelat di Stadion Segiri, Samarinda, penyerang andalan Borneo FC, Koldo Obieta, mengaku sama sekali tidak peduli. Baginya, konsentrasi penuh tim kini hanya tertuju pada misi mencuri poin di kandang Bali United.
Laga klasik yang dijadwalkan berlangsung Minggu (10/5/2026) tersebut terpaksa dipindah ke Samarinda karena kendala rekomendasi keamanan di Jakarta. Hasil laga tersebut memang krusial bagi peta persaingan papan atas, mengingat Borneo FC saat ini tengah bersaing ketat di posisi kedua dengan 72 poin—angka yang sama dengan koleksi poin Persib Bandung.
Namun, alih-alih memikirkan hasil pertandingan rival, Obieta menegaskan bahwa tim asuhan Fabio Lefundes hanya ingin fokus pada performa internal mereka sendiri.
“Kami sekarang memiliki tiga pertandingan final tersisa dan siap berjuang untuk gelar juara. Setiap pertandingan adalah final,” tegas pemain asal Spanyol tersebut, dikutip dari situs resmi liga, Kamis (7/5/2026).
Koldo Obieta kini menjadi sorotan setelah tampil impresif sejak didatangkan pada paruh kedua musim 2025-2026. Striker berusia 32 tahun ini berhasil membuktikan kapasitasnya dengan torehan tujuh gol dan tiga assist hanya dalam 13 pertandingan, sekaligus menghapus bayang-bayang striker sebelumnya, Joel Vinicius.
Performa "gacor" Obieta kembali terlihat pada pekan ke-31 lalu, di mana ia sukses menyumbang dua umpan gol saat membungkam Persita Tangerang dengan skor 2-0. Ketajaman ini menjadi modal penting saat melawat ke markas Bali United pada Senin (11/5/2026).
"Kami fokus pada tim sendiri. Kami tahu harus memenangkan pertandingan dan jika bisa melakukan itu, kami percaya akan terus melakukannya," ujar Obieta.
Menurutnya, kekuatan kolektif tim menjadi kunci rasa percaya diri Pesut Etam dalam menatap tiga laga pamungkas musim ini. Ia yakin, dengan menjaga tren positif dan tidak terdistraksi oleh keriuhan laga tim lain, peluang Borneo FC untuk merengkuh gelar juara tetap terbuka lebar. "Melanjutkan tren positif ini, percaya pada kemungkinan kami (menjadi juara) dan fokus pada pertandingan berikutnya. Itu selalu menjadi hal yang paling penting," pungkasnya. (*)
Editor : Indra Zakaria