PROKAL.CO– Eskalasi bursa transfer kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia musim 2026/2027 mulai bergerak liar menjelang berakhirnya kompetisi musim ini. Dua nama besar kini menjadi pusat perhatian dan ramai dikaitkan dengan kepindahan ke klub baru, yakni penyerang haus gol Borneo FC Samarinda, Mariano Peralta, dan penjaga gawang tangguh Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani.
Rumor paling menyengat datang dari bumi kebanggaan Samarinda. Bintang asing asal Argentina milik Borneo FC, Mariano Peralta, dilaporkan masuk dalam daftar belanja utama Persija Jakarta. Manajemen Macan Kemayoran kepincut untuk mendaratkan sang striker demi mendongkrak ketajaman lini serang mereka untuk mengarungi musim depan.
Spekulasi kepindahan Peralta semakin liar setelah manajemen Borneo FC memberikan respons yang diplomatis dan penuh teka-teki. Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, memilih tidak membantah secara gamblang ketertarikan Persija terhadap pemain andalannya tersebut, meski ia juga enggan memberikan kepastian.
“Itu belum bisa kami jawab. Kami masih fokus dengan kompetisi saat ini,” ujar Dandri saat dikonfirmasi mengenai masa depan pemainnya.
Dandri menambahkan bahwa perkembangan resmi mengenai masa depan Peralta nantinya akan disampaikan langsung oleh Presiden Klub, Nabil Husein. Ketertarikan klub-klub besar terhadap Peralta dinilai sangat wajar. Sepanjang musim ini, pemain asal Argentina tersebut tampil menggila dengan catatan fantastis: membukukan 18 gol dan 13 assist dari 33 pertandingan, yang sekaligus menempatkannya sebagai salah satu kandidat terkuat pemain terbaik liga musim ini.
Di saat yang sama, kejutan transfer juga berpotensi terjadi di posisi penjaga gawang. Kiper andalan Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani, diisukan bakal segera menyudahi kebersamaannya dengan tim berjuluk Green Force tersebut pada akhir musim nanti.
Penjaga gawang asli didikan Surabaya itu dikabarkan tengah dilirik serius oleh klub sesama Jawa Timur, Persik Kediri. Rumor kepindahan ini mencuat ke publik usai akun fanbase media sosial Persebaya mengunggah sinyal bahwa musim ini bisa menjadi musim pamungkas bagi Andhika di bawah mistar gawang Bajol Ijo.
Kabar ini langsung memicu gelombang reaksi dari para suporter, Bonek Mania. Pasalnya, kiper berusia 27 tahun tersebut merupakan salah satu pilar loyal yang sudah berseragam Persebaya sejak September 2020. Selama masa baktinya, Andhika telah menorehkan statistik impresif dengan mencatat 23 clean sheet dari total 5.628 menit bermain.
Mengingat kontrak Andhika di Persebaya akan kedaluwarsa pada 30 Juni 2026, statusnya yang segera bebas transfer tentu menjadi komoditas panas. Jika Macan Putih—julukan Persik Kediri—berhasil mengamankan tanda tangannya, mereka dipastikan akan mendapat tambahan tembok kokoh yang sarat pengalaman di kompetisi tertinggi tanah air. (*)
Editor : Indra Zakaria