Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Perang Bintang Akhir Musim: Borneo FC Dominasi Skuad Terbaik, Persib Bandung Selangkah Menuju Juara

Redaksi Prokal • Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:56 WIB
Best Starting XI Super League musim ini versi JawaPos.com.
Best Starting XI Super League musim ini versi JawaPos.com.

JAKARTA — Menjelang detik-detik akhir kompetisi Super League musim 2025/2026, atmosfer persaingan sepak bola tanah air semakin memanas. Tidak hanya menyajikan perebutan takhta juara yang mendebarkan, akhir musim ini juga memunculkan deretan pemain yang tampil menonjol dan menjadi pembeda bagi timnya masing-masing. Berdasarkan pengamatan mendalam, evaluasi performa, kontribusi, konsistensi, serta catatan statistik sepanjang musim, tim redaksi telah merangkum susunan Starting XI terbaik yang dinilai paling layak menyandang predikat pemain paling bersinar musim ini.

Susunan tim terbaik kali ini dipenuhi oleh para penggawa yang memiliki konsistensi tingkat tinggi, di mana kekuatan Borneo FC Samarinda tampak mendominasi di berbagai sektor, disusul oleh pilar-pilar tangguh milik Persebaya Surabaya. Dominasi ini menjadi menarik karena Borneo FC saat ini tengah terlibat persaingan panas dengan Persib Bandung dalam memperebutkan gelar juara hingga pekan terakhir. Persib Bandung sejatinya berada di atas angin dengan memimpin klasemen sementara lewat koleksi 78 poin dari 33 pertandingan, hanya unggul tipis dari Pesut Etam yang membayangi di posisi kedua dengan 76 poin. Tim Maung Bandung hanya membutuhkan hasil imbang di laga pamungkas untuk mengunci mahkota juara, namun tekanan tetap berada di pundak mereka mengingat performa Borneo FC sedang luar biasa stabil.

Alasan kuat mengapa Borneo FC mendominasi skuad terbaik ini dibuktikan dengan masuknya empat pemain andalan mereka sekaligus. Di sektor penjaga gawang, ketangguhan Nadeo Argawinata di bawah mistar menjadi alasan utama mengapa Borneo FC mampu bersaing di papan atas hingga akhir musim. Ketangguhan lini belakang mereka kian lengkap dengan hadirnya Westherley Garcia Nogueira di posisi bek kiri yang tampil sangat agresif membantu serangan namun tetap disiplin saat bertahan.

Bergeser ke lini tengah dan sayap, kreativitas permainan Pesut Etam diwakili oleh Juan Villa dan Mariano Peralta. Sebagai motor serangan baru di kompetisi Indonesia, Juan Villa yang berasal dari Kolombia langsung nyetel dengan sumbangan 12 gol dan 8 asis, serta membukukan 1.135 umpan sukses dari 1.415 percobaan. Villa menegaskan bahwa meski timnya sudah mengamankan tiket kompetisi Asia dan ASEAN bersama Persib, ambisi mereka untuk mengawinkan sejarah klub dengan trofi juara musim ini belum padam. Semangat yang sama juga ditunjukkan oleh Mariano Peralta di lini serang. Gelandang serang asal Argentina ini menjadi pemain dengan konsistensi terbaik lewat catatan fantastis berupa 18 gol dan 13 asis dari 33 pertandingan.

Meskipun Borneo FC mendominasi, Persib Bandung tetap mengirimkan wakil krusialnya di lini belakang melalui bek asal Italia, Federico Barba. Mantan pemain Serie A ini tidak hanya kokoh menjaga jantung pertahanan Maung Bandung, tetapi juga sangat produktif dengan torehan lima gol sepanjang kompetisi. Sektor pertahanan tengah lainnya dilengkapi oleh bek tangguh Persebaya Surabaya asal Makedonia Utara, Risto Mitrevski, yang menjadi tembok kokoh bagi Green Force. Persebaya juga berhasil mengirimkan Francisco Rivera ke lini tengah sebagai dinamo pengatur ritme permainan, berpasangan dengan gelandang bertahan spartan milik PSIM Yogyakarta, Ze Valente, yang tampil sangat stabil.

Ketajaman lini depan skuad terbaik ini kian mengerikan dengan kehadiran David da Silva di posisi ujung tombak utama. Striker Malut United tersebut menjadi satu-satunya pemain yang sukses menembus torehan di atas 20 gol hingga pekan ke-33, tepatnya dengan koleksi 23 gol yang membuatnya menjadi kandidat terkuat top skor musim ini. Ketajaman David da Silva disempurnakan oleh pergerakan impresif penyerang sayap kanan Persija Jakarta, Allano Lima, yang selalu menjadi andalan utama Macan Kemayoran di lini serang sepanjang musim.

Melengkapi formasi tangguh empat tiga tiga ini, posisi bek kanan terbaik ditempati oleh Igor Inocencio dari Malut United, sementara kursi pelatih terbaik dipercayakan kepada taktik jitu Fabio Lefundes. Di bangku cadangan, nama-nama besar seperti Mike Hauptmeijer, Thom Haye, Alexis Messidoro, hingga Ciro Alves turut memperkuat kedalaman skuad ini. Kini, dengan hanya menyisakan satu pertandingan pamungkas, seluruh mata pencinta sepak bola nasional akan tertuju pada pembuktian akhir siapakah yang paling layak mengangkat trofi juara.(*)

Editor : Indra Zakaria
#borneo fc