PROKAL.CO, JAKARTA — Kebersamaan Persija Jakarta dengan Mauricio Souza akhirnya resmi berakhir. Manajemen tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut memutuskan untuk tidak memperpanjang masa bakti juru taktik asal Brasil itu menghadapi kompetisi musim depan karena dinilai gagal memenuhi target utama, yakni merengkuh trofi juara.
Langkah tegas ini diambil manajemen setelah Persija hanya mampu menyudahi kompetisi Super League musim lalu di peringkat ketiga klasemen akhir. Skuad Macan Kemayoran menutup musim dengan koleksi 71 poin, terpaut delapan angka dari rival abadi mereka, Persib Bandung, yang sukses keluar sebagai kampiun.
Meskipun harus terdepak dari kursi kepelatihan karena faktor target juara, rapor debut Mauricio Souza sebenarnya tidak bisa dikatakan buruk. Finis di posisi ketiga dengan torehan 71 poin merupakan rekor perolehan poin tertinggi yang pernah diraih Persija Jakarta sejak era Liga 1 digulirkan pada tahun 2017 silam.
Melalui perpisahan ini, pelatih berusia 52 tahun tersebut mengaku tetap bangga dengan kerja keras yang ditunjukkan anak asuhnya sepanjang musim yang penuh liku tersebut.
“Berakhir sudah satu musim yang sangat spesial di sepak bola Indonesia. Pada tahun kedua saya di negara ini, saya bangga dengan perjalanan yang kami bangun bersama Persija Jakarta, menutup liga di posisi ketiga dan menjaga tradisi besar klub ini,” tulis Souza dalam salam perpisahannya.
Mantan nakhoda Madura United itu menambahkan bahwa dedikasinya selama 16 tahun sebagai pelatih kepala telah membentuk pola pikir bahwa sepak bola tidak melulu dinilai secara kaku dari hasil akhir di papan skor, melainkan proses intensitas dan tantangan di dalamnya. Ia pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada manajemen, pemain, hingga basis suporter setia, The Jakmania.
Persija Jakarta bergerak cepat untuk mengisi kekosongan di kursi kepelatihan demi menyongsong musim baru. Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, membeberkan bahwa manajemen saat ini tengah menjajaki komunikasi intensif dengan sejumlah kandidat juru taktik baru.
Pihak manajemen berkomitmen untuk segera menunjuk arsitek strategi yang dinilai paling mumpuni demi mengembalikan kejayaan klub ke jalur juara. “Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim kompetisi mendatang,” tegas Prapanca. (*)
Editor : Indra Zakaria