SAMARINDA – Penyerang sayap andalan Borneo FC Samarinda, Mariano Peralta, mendadak menjadi episentrum perbincangan hangat menjelang dibukanya lantai bursa transfer musim panas kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air. Penampilan impresifnya yang luar biasa sepanjang musim 2025/2026 membuat legiun asing asal Argentina tersebut kini menjadi buruan utama dua raksasa pelataran sepak bola nasional, Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Statistik Peralta bersama skuad Pesut Etam musim ini memang terbilang sangat mengerikan. Dari total 34 laga yang dimainkannya, pemain berusia 28 tahun itu sukses menggelontorkan 20 gol dan mengemas 14 assist. Kontribusi masif eks penggawa Deportivo Maipu ini menjadi pilar utama yang berhasil mengantarkan Borneo FC keluar sebagai runner-up kompetisi, sekaligus menobatkan klub kebanggaan Kota Samarinda tersebut sebagai tim paling produktif dengan torehan total 74 gol.
Geliat performa bintang ini langsung memicu ketertarikan serius dari tim-tim rival. Persib Bandung dan Persija Jakarta dilaporkan menjadi dua kubu yang paling agresif dalam memonitor situasi kontrak sang pemain. Bahkan, tim Macan Kemayoran dikabarkan sempat memimpin perburuan dan berada di garis terdepan untuk mengamankan tanda tangan sang penyerang tajam demi menambah daya dobrak mereka musim depan.
Namun, di tengah kepungan rumor kepindahannya yang kian liar, Peralta justru memilih untuk bersikap tenang dan tidak ingin gegabah dalam menentukan pelabuhan barunya. Melalui pernyataan di akun Instagram pribadinya, ia menegaskan ingin pulang kampung ke Argentina terlebih dahulu untuk beristirahat dan menjauhkan diri sejenak dari hiruk-pikuk sepak bola Indonesia sebelum mengetok palu terkait masa depannya.
“Sekarang waktunya beristirahat, menenangkan diri, lalu kita lihat apa yang akan terjadi dengan masa depan saya,” tulis Mariano Peralta di media sosialnya.
Pemain bernomor punggung andalan di Borneo FC ini juga tidak lupa melayangkan untaian terima kasih yang mendalam kepada jajaran manajemen, rekan setim, serta para suporter Samarinda yang selalu setia mengawal kiprahnya. Peralta dengan rendah hati menyebut bahwa gelar individu dan torehan gol fantastis yang ia raih musim ini tidak akan pernah terwujud tanpa adanya kerja keras kolektif dari seluruh elemen di dalam tim Pesut Etam. Hingga berita ini diturunkan, manajemen Borneo FC sendiri masih memilih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan sang bintang utama. (*)
Editor : Indra Zakaria