Cegah Kericuhan Berulang, PSSI Wajibkan Turnamen Tarkam Kantongi Izin Federasi dan Wasit Berlisensi

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:43 WIB
Foto ilustrasi suatu tarkam.
Foto ilustrasi suatu tarkam.

JAKARTA – Maraknya insidentil kericuhan dalam turnamen sepak bola antarkampung (tarkam) mendapat perhatian serius dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Respons ini dipicu oleh insiden di Desa Urug, Sukajaya, Kabupaten Bogor pada Selasa (11/8/2026), yang mengakibatkan wasit dan anggota Linmas menjadi korban kekerasan.

Wasit pertandingan tersebut, Asep Usyana, membantah kabar burung yang menyebutkan dirinya telah tutup usia akibat pengeroyokan tersebut.

“Saya pastikan kabar itu hoaks,” tegas Asep, yang kini memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cigudeg.

Menanggapi rentetan peristiwa di lapangan, Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan bahwa masalah tarkam tidak hanya berfokus pada sistem keamanan di area pertandingan, tetapi juga menyangkut kualitas serta legalitas perangkat pertandingan yang bertugas.

Dari hasil penelusuran PSSI, diketahui bahwa wasit yang memimpin laga di Bogor tersebut diduga kuat tidak memiliki lisensi resmi. Selain itu, penyelenggaraan turnamen juga diketahui tidak mengantongi rekomendasi dari federasi tempatan.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian-kejadian tarkam seperti ini. Terinfok hari ini, ternyata wasit yang memimpin tidak memiliki lisensi. Kami juga mendapatkan informasi bahwa setiap tarkam tidak melaporkan dan tidak meminta rekomendasi dari PSSI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” terang Yunus Nusi saat ditemui di Kemenpora, Kamis (12/8/2026).

Yunus menegaskan bahwa pengurusan izin dan rekomendasi resmi dari PSSI sangat krusial. Langkah ini bertujuan untuk menjamin seluruh laga berjalan sesuai standar regulasi, termasuk memastikan wasit yang menerjunkan diri di lapangan terlatih, berlisensi, dan paham betul aturan permainan demi keselamatan bersama. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
tarkam pssi