Tanpa Ricky Kambuaya, Dewa United Bawa 22 Pemain Tantang Borneo FC di Stadion Segiri

Muhamad Yamin • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 20:50 WIB
Tangkapan layar Osmar Loss dan Sonny Stevens dalam konferensi pers melalui Zoom.
Tangkapan layar Osmar Loss dan Sonny Stevens dalam konferensi pers melalui Zoom.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Dewa United Banten FC datang ke Samarinda dengan tren positif untuk menghadapi Borneo FC pada pekan lanjutan BRI Super League 2026/2027. Laga kedua tim akan berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (16/9/2026) pukul 16.30 WITA.

Dewa United mengantongi hasil cukup positif dari dua laga yang telah dijalani, yakni satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Pelatih Dewa United Banten FC, Osmar Loss mengatakan timnya membawa 22 pemain ke Samarinda. Namun, tidak seluruh pemain dalam kondisi tersedia untuk pertandingan menghadapi Pesut Etam.

Salah satunya Ricky Kambuaya yang masih mengalami cedera sejak masa pramusim.

“Kami sebenarnya hampir lengkap secara pemain. Kami membawa 22 pemain yang ada di Samarinda. Mungkin ada beberapa pemain yang absen, terutama Ricky Kambuaya yang mengalami cedera ketika pramusim kemarin,” kata Osmar dalam konferensi pers melalui Zoom, Selasa (15/9/2026).

Meski kehilangan Kambuaya, Osmar mengaku tetap percaya terhadap pemain yang dibawa ke Samarinda. Ia berharap Dewa United mampu kembali meraih poin dalam laga tandang.

“Yang paling penting adalah kami bisa mempunyai perasaan kalau kami bisa mendapatkan poin di laga tandang seperti di laga pertama sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga menyebut persiapan tim berjalan cukup baik. Kendati demikian, jadwal pertandingan yang padat membuat waktu persiapan Dewa United menjadi terbatas.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat persiapan tim tidak dapat berjalan secara maksimal, terutama dari sisi waktu pemulihan dan persiapan taktik.

“Tentu ketika mulai dengan jadwal yang cukup padat secara persiapan kami tidak begitu sempurna, terutama kita berbicara tentang waktu,” jelasnya.

Meski demikian, ia memastikan tim berupaya menyampaikan ide permainan yang akan diterapkan saat menghadapi Borneo FC.

“Tapi yang paling penting adalah kita bisa membagikan ide utama kita yang kita pikirkan untuk bisa membantu di laga besok menghadapi Borneo,” tambah Osmar.

Sementara itu, kiper Dewa United, Sonny Stevens menilai Borneo FC bukan lawan yang mudah. Ia menyebut Pesut Etam memiliki organisasi permainan yang baik serta dihuni pemain-pemain berkualitas.

“Kalau sejauh ini persiapan berjalan dengan bagus. Seperti pelatih bilang, kita punya jadwal cukup padat. Kita hanya punya satu hari untuk melakukan pemulihan dari pertandingan kemarin, lalu kita langsung beralih fokus untuk menghadapi Borneo,” ujar Sonny.

Kiper bernomor punggung 92 itu mengatakan Dewa United telah mempelajari permainan Borneo FC, termasuk mencari celah yang dapat dimanfaatkan.

“Borneo mempunyai organisasi tim yang bagus. Mereka punya pemain dengan kualitas yang bagus pula. Tentu kita sudah mencoba untuk mencari kelemahan mereka,” katanya.

Sonny menambahkan, Dewa United akan berusaha memanfaatkan celah kecil dalam permainan Borneo FC untuk meraih hasil maksimal di Stadion Segiri.

“Kelemahan-kelemahan kecil yang ada di mereka dan itulah yang akan kita gunakan untuk bisa memenangkan laga besok menghadapi Borneo,” pungkasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
dewa united