John Herdman Patok Standar Tinggi untuk Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 19:34 WIB
John Herdman
John Herdman

JAKARTA – Gelombang optimisme menggelembung di kubu Timnas Indonesia menjelang bergulirnya ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih anyar Skuad Garuda, John Herdman, secara terbuka mengarahkan bidikannya ke podium tertinggi. Pelatih asal Inggris tersebut meyakini kedalaman talenta pemain yang dimilikinya menjadi modal utama untuk mengunci status juara di kandang sendiri.

Tampil sebagai tuan rumah Divisi 1, Indonesia bakal melakoni laga fase Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Skuad Garuda dijadwalkan bersaing sengit menghadapi rival serumpun Malaysia, Singapura, serta kekuatan tamu Bangladesh. Sementara itu, persaingan Grup B yang dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan dihelat paralel di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

John Herdman menegaskan bahwa kepercayaan diri anak asuhnya telah berada di level tertinggi untuk menuntaskan misi besar di turnamen resmi FIFA ini.

"Saya rasa kami sangat optimistis. Sebagai sebuah tim, kami yakin dengan kemampuan kami. Kami percaya jika fokus pada diri sendiri dan fokus membuktikan bahwa kami benar—alih-alih sibuk membuktikan orang lain salah—kami dapat menuntaskan tugas itu dengan baik, karena talentanya ada," ujar Herdman.

Langkah Indonesia menuju babak pungkasan terbilang krusial. Berdasarkan format turnamen, hanya jawara Grup A dan Grup B yang berhak melenggang ke partai final perebutan trofi pada 5 Oktober mendatang di SUGBK.

Kendati mematok target tinggi, Herdman tetap membumi melihat peta kekuatan di kawasan. Ia menyadari sepenuhnya tantangan dari negara-negara tetangga yang sudah memiliki kedalaman tim dan kontinuitas skema permainan selama bertahun-tahun. Di sisi lain, Indonesia masih berada dalam proses pembentukan identitas permainan baru di bawah komandona yang belum genap setahun bertugas.

"Kami tahu kawasan ASEAN itu sangat kompetitif dan sulit. Kami datang dengan banyak talenta, namun banyak tim lain membawa pengalaman sebagai tim nasional yang solid—beberapa bahkan sudah membangun skuad selama tiga hingga lima tahun," jelasnya.

Menyiasati perbedaan tingkat kematangan tim, juru taktik berpengalaman ini menekankan pentingnya konsistensi dan pemenuhan standar permainan tinggi di setiap laga. Ia tidak ingin Jay Idzes dan kawan-kawan terdistraksi oleh bayang-bayang partai final sebelum menuntaskan tantangan terdekat.

"Ini adalah pertarungan antara kami melawan standar kami sendiri di setiap laga. Kami menjalaninya step by step, fokus penuh pada pertandingan pembuka kontra Singapura untuk mengamankan tiga poin pertama," pungkas Herdman. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
John Herdman