Terpuruk di Papan Bawah, Persiba Balikpapan Bertaruh Mentalitas Demi Bangkit dari Keterpurukan!

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 07:45 WIB
Persiba (biru) terpuruk di papan bawah klasemen grup B Championship 2026/2027 usai alami dua kekalahan di laga awal, plus poin minus 4 akibat sanksi dari operator kompetisi. (MO PERSIBA)
Persiba (biru) terpuruk di papan bawah klasemen grup B Championship 2026/2027 usai alami dua kekalahan di laga awal, plus poin minus 4 akibat sanksi dari operator kompetisi. (MO PERSIBA)

BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan harus mengarungi awal musim yang teramat terjal di panggung Pegadaian Championship 2026/2027. Tim berjuluk Beruang Madu tersebut kini terdampar di peringkat ke-9 klasemen sementara Grup B dengan raihan -4 poin.

Kondisi minus ini berakar dari sanksi tegas penguranan empat poin yang dijatuhkan oleh I.League kepada manajemen Persiba akibat persoalan kelengkapan administrasi dan lisensi klub.

Penderitaan Beruang Madu kian bertambah setelah mereka gagal memetik angka pada dua laga awal musim. Persiba menyerah tipis 2-3 saat berhadapan dengan RANS Nusantara FC, lalu kembali harus gigit jari usai kalah 0-1 dari Persela Lamongan. Dua hasil minor dari pertandingan ketat tersebut memosisikan tim asuhan Sudirman dalam situasi darurat untuk segera bangkit.

Pelatih Persiba Balikpapan, Sudirman, mengakui bahwa tekanan yang dihadapi anak asuhnya sangatlah berat. Meski demikian, ia menuntut para pemainnya untuk tetap bersikap profesional dan tidak membiarkan beban mental merusak fokus bertanding.

"Ya memang sangat berat, tapi ini sepak bola, ini olahraga. Yang mana kita tahu pemain-pemain ini juga pemain-pemain yang profesional, yang tahu situasi ini," ujar Sudirman.

Di samping persoalan sanksi dan kekalahan, Persiba juga dihadapkan pada mepetnya waktu persiapan yang berdampak langsung pada ketahanan fisik pemain. Cobaan kian lengkap lantaran Beruang Madu harus melakoni laga kandang berstatus musafir di Stadion Surajaya, Lamongan.

"Sehingga kalau kita sudah tahu dengan situasi itu, saya berharap mereka punya motivasi untuk bisa mengatasi masalah tersebut di pertandingan-pertandingan berikutnya. Ya, masalah mentalitas juga berpengaruh terhadap kemampuan tim untuk bisa meraih hasil maksimal," tegas mantan arsitek Persija Jakarta tersebut.

Peluang untuk memutus tren negatif dan membalikkan keadaan akan hadir pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Persiba dijadwalkan menjajal kekuatan De Red FC (Dejan FC) pada Jumat (25/9/2026).

Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi Persiba untuk memburu kemenangan perdana demi meraup poin nyata di lapangan sekaligus mengikis tabungan poin minus mereka. Sejauh mana mental bertanding skuad Beruang Madu merespons tekanan akan menjadi kunci utama dalam upaya mendongkrak posisi dari dasar klasemen Grup B. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
persiba balikpapan