Tren negatif Persiba Balikpapan di kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 memakan korban. Manajemen tim berjuluk Beruang Madu tersebut resmi mengakhiri kerja sama dengan sang pelatih kepala, Sudirman, setelah Persiba kembali menelan kekalahan 0-2 saat melakoni laga tandang melawan Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (10/10/2026).
Kekalahan ini menjadi hasil buruk kelima secara beruntun bagi Persiba musim ini. Dua gol kemenangan Barito Putera tercipta di penghujung laga melalui aksi Murilo Mendes pada menit ke-82 dan Renan Alves di masa injury time (90+3'). Hasil ini membuat Persiba semakin terbenam di dasar klasemen Grup B dengan minus empat poin, mendampingi PSBS Biak di zona degradasi.
Lini depan yang tumpul menjadi akar masalah utama tim kebanggaan masyarakat Balikpapan ini. Dari lima laga yang telah dilakoni, penyerang seperti Takumu Nishihara dan kawan-kawan baru berhasil menyumbangkan dua gol, sementara lini pertahanan mereka sudah kebobolan sembilan kali.
Rentetan hasil mengecewakan tersebut akhirnya membuat manajemen bertindak tegas dengan menghentikan kerja sama dengan Sudirman. Menanggapi keputusan tersebut, Sudirman menyatakan dapat menerima lapang dada dan menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung Beruang Madu.
"Saya terima keputusan itu. Tentunya mohon maaf bagi masyarakat Balikpapan belum bisa memberikan kemenangan," ujar Sudirman.
Meski harus pulang tanpa poin, Sudirman menilai skuatnya sebenarnya telah tampil disiplin dan menjalankan strategi dengan cukup baik. Namun, buruknya penyelesaian akhir menjadi petaka bagi Persiba. Sebaliknya, tuan rumah Barito Putera mampu memanfaatkan celah kecil di menit-menit krusial untuk mengunci kemenangan.
Kini, tugas berat menanti manajemen Persiba Balikpapan untuk segera mencari juru taktik baru guna membangkitkan mentalitas pemain, membenahi produktivitas gol, serta menyelamatkan Beruang Madu dari jurang degradasi. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co