BALIKPAPAN — Pergerakan mengejutkan datang dari skuad Persiba Balikpapan. Usai resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Sudirman, manajemen tim berjuluk Beruang Madu ini langsung bermanuver cepat menunjuk Yus Arfandy sebagai pelatih caretaker (sementara).
Menariknya, masa transisi kursi kepelatihan ini turut menyeret nama sang kapten tim, Abdul Rachman. Bek sarat pengalaman tersebut kini diberikan tugas ganda nan krusial sebagai player-coach atau asisten pelatih merangkap pemain aktif demi menyelamatkan performa skuad di lapangan.
Penunjukan Yus Arfandy merupakan langkah taktis darurat dari manajemen agar mesin tim tidak mati di tengah padatnya jadwal kompetisi. CEO Persiba Balikpapan, Arvi Perwira, menegaskan bahwa kekosongan kursi pelatih kepala tidak boleh menunda program latihan dan persiapan tim menghadapi laga krusial berikutnya.
“Untuk sementara Yus Arfandy menjadi caretaker. Kami ingin proses latihan dan persiapan tim tetap berjalan sembari manajemen melakukan evaluasi untuk menentukan pelatih kepala berikutnya,” tegas Arvi.
Keputusan cepat ini diambil agar fisik dan mental bertanding para pemain tetap terjaga meski nahkoda utama baru saja berganti. Dalam skema baru ini, Abdul Rachman dipastikan tidak gantung sepatu, melainkan bahu-membahu bersama Yus Arfandy meracik strategi, mengawal latihan harian, sekaligus menjadi jembatan psikologis yang solid antara staf pelatih dan rekan-rekan setimnya.
Kendati roda tim sudah kembali berputar di bawah kendali duet Yus-Rachman, Arvi memastikan perburuan sosok pelatih kepala definitif resmi dimulai. Evaluasi mendalam tengah dilakukan dengan menyeleksi sejumlah kandidat yang dinilai cocok dengan DNA Persiba serta sesuai target besar musim 2026/2027.
“Kami masih melakukan evaluasi. Yang terpenting sekarang tim tetap fokus dan persiapan berjalan dengan baik,” ujar Arvi.
Manajemen pun memberikan ultimatum kepada seluruh pemain dan ofisial untuk menjaga profesionalisme tingkat tinggi selama masa transisi ini demi membawa Beruang Madu kembali ke jalur kemenangan. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co