SOLO — Tanda-tanda kebangkitan yang dijanjikan Persiba Balikpapan kini bukan sekadar angan. Skuad berjuluk Beruang Madu sukses mencatatkan hasil gemilang usai menaklukkan tuan rumah Persis Solo dengan skor tipis 2-1 di Stadion Manahan, Sabtu (7/11/2026) malam.
Kemenangan tandang ini terasa semakin spesial karena menjadi hasil positif kedua secara beruntun di stadion yang sama, setelah sebelumnya sukses membekuk PSBS Biak dengan skor meyakinkan 3-1.
Hebatnya lagi, tren kemenangan impresif ini diraih di bawah komando pelatih kepala anyar, Ega Raka Galih, yang baru bergabung dengan skuad dalam kurun waktu sembilan hari terakhir. Sentuhan kilat sang juru taktik langsung memberikan suntikan kepercayaan diri bagi tim sekaligus menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Balikpapan.
Dalam laga sarat gengsi tersebut, Persiba memperlihatkan permainan yang sangat efektif dengan mengeksekusi strategi yang telah matang dipersiapkan selama sesi latihan. Ardi Ardiana membuka keunggulan bagi Beruang Madu pada menit ke-34 lewat skema serangan yang terukur.
Memasuki babak kedua, Persiba berhasil memperbesar keunggulan melalui aksi Van Anwar yang mencetak gol pada menit ke-66, membuat kedudukan berubah menjadi 2-0.
Persis Solo selaku tuan rumah tentu tidak tinggal diam. Upaya gencar anak asuh Laskar Sambernyawa akhirnya membuahkan hasil untuk memperkecil ketertinggalan lewat gol Bernard Doumbia pada menit ke-75. Namun, lini pertahanan Persiba tampil disiplin dan mampu menjaga keunggulan 2-1 hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
Pelatih Persiba Balikpapan, Ega Raka Galih, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas pencapaian anak asuhnya di kandang lawan. Ia memuji kerja keras para pemain yang mampu menerjemahkan instruksi dengan baik di atas lapangan.
“Alhamdulillah, kita bisa memenangkan pertandingan malam ini melawan Persis Solo. Jalannya pertandingan cukup menarik. Dua gol awal dari kita memang sesuai dengan skenario yang sudah kita latih sebelumnya,” ujar Ega usai pertandingan.
Keberhasilan meraup dua kemenangan beruntun dalam waktu sembilan hari menjadi bukti kapasitas Ega Raka Galih dalam mengangkat mental bertanding Beruang Madu dari periode sulit. Ia mendedikasikan hasil positif ini untuk seluruh kerja keras pemain serta dukungan tiada henti dari publik Kota Minyak.
“Dua pertandingan, alhamdulillah kita mendapatkan poin. Ini menjadi hadiah buat kerja keras pemain selama sembilan hari bersama-sama saya, juga untuk masyarakat Balikpapan yang sudah menunggu kami di sana,” ungkapnya penuh syukur.
Senada dengan sang pelatih, penggawa Persiba, Pancar Nur, mengakui bahwa kemenangan di Stadion Manahan bukanlah perkara mudah. Bermain di hadapan ribuan pendukung fanatik tuan rumah menuntut konsentrasi tinggi serta mentalitas baja dari seluruh anggota tim.
“Pertandingan tadi bukan pertandingan yang mudah. Ada dukungan suporter Persis Solo dan kami berstatus sebagai tim away. Jadi, bukan hal yang mudah untuk mengambil poin di stadion ini,” kata Pancar.
Bekal dua kemenangan beruntun di markas lawan kini menjadi modal berharga bagi Persiba Balikpapan untuk menatap sisa kompetisi musim ini dengan kepala tegak. Konsistensi permainan di bawah arahan Ega Raka Galih tentu akan terus dinantikan oleh publik dan suporter setianya demi mengembalikan kejayaan Beruang Madu ke kasta tertinggi sepak bola tanah air. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : balpos.com