TRENT Alexander-Arnold (TAA) berposisi asli sebagai bek sayap. Namun, saat melawan Serbia Senin (17/6) kemarin dini hari WIB, TAA dipercaya turun sebagai gelandang bertahan. Dia berada sejajar dengan Declan Rice dalam formasi 4-2-3-1.
Meski tampil di posisi baru, pemain 25 tahun itu dinilai mampu beradaptasi. ”Saya harus mengatakan, dia sangat rajin melakukan penempatan posisi dengan benar,” kata pelatih Inggris Gareth Southgate seperti dilansir dari The Guardian. ”Saya pikir dia beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan sangat baik,” imbuhnya.
Ya, TAA seakan tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Apalagi, seperti dituliskan The Athletic, TAA nyatanya masih beberapa kali mengisi pos bek kanan saat melawan Serbia. Dalam beberapa momen lain, TAA juga ikut membantu serangan. Itu sama persis seperti perannya musim ini di Liverpool sebagai inverted full back, yakni bek sayap yang bergerak ke lini tengah.
Jack Wilshere dalam tulisannya di The Sun pun memuji TAA yang telah menunjukkan kualitasnya di posisi baru tersebut. Eks gelandang Arsenal itu juga menyebut kombinasi TAA, Kyle Walker, dan Bukayo Saka di sisi kanan timnas Inggris cukup menjanjikan.
Namun, TAA merasa penampilan apiknya di posisi baru terbantu dengan kerja keras para pelatih. ”Kami telah banyak berbicara satu pekan terakhir. Ini adalah penghargaan bagi mereka (pelatih, Red) karena mereka telah membantu saya,” ungkap TAA kepada BBC. (ka/c9/bas)
Editor : Indra Zakaria