Brahim Diaz tampil dengan memusingkan barisan Angola dan hampir mencetak gol, Namun tembakan yang diluncurkanya masih terlewatkan tipis dari gawang.
Angola yang berada dibawah tekanan ofensif Maroko beberapa kali mampu meluncurkan serangan balik, kesempatan terbaik di dapatkan oleh Mabululu yang melakukan sundulan melengkung tetapi mampu dihalau oleh Yassine Bono yang berada dibawah Mistar gawang Maroko.
Babak pertama berakhir, pertempuran sengit antara kedua tim dengan tidak ada yang mampu memecah kebuntuan, skor masih bertahan 0-0.
Saat babak kedua dimulai, Maroko bermain dengan tetap tancap gas dan meningkatkan intensitas serangan. Brahim mampu melakukan dua tembakan, dimana yang pertama berhasil dihentikan oleh bek Angola dan yang kedua hampir tidak dihentikan oleh kiper di tepi area.
Dia juga sempat melakukan tendangan bebas untuk mencari golnya, tetapi tembakanya masih melambung diatas mistar gawang.
Setelah tanpa henti menyerang gawang 12 kali, gol pertama akhirnya dicetak untuk Maroko pada menit ke 71’, dari Yahia Attiya Allah yang mengirimkan umpan kepada Soufiane Rahimi, tetapi mengenai David Carmo dan dianggap sebagai gol bunuh diri. Mengubah kedudukan jadi 1-0.
Brahim ditarik keluar pada menit 87’ digantikan oleh Bilal El Khannouss, tidak ada gol lain yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan membuat kemenangan 1-0 untuk The Atlas Lions.
Laga persahabatan berikutnya akan kembali dimainkan oleh Timnas Maroko yang akan berhadapan dengan Mauritania pada hari Rabu (27/3) mendatang pukul 05.00 WIB. (*)