Yang jelas, pasukan Southgate telah mengubah Wembley menjadi semacam benteng, tidak terkalahkan dalam 20 pertandingan di sana. Itu menjadikannya rekor tak terkalahkan terpanjang mereka menggunakan stadion itu sejak 24 pertandingan antara tahun 1984 dan 1990. Tidak termasuk adu penalti, kekalahan terbaru mereka di Wembley adalah di UEFA Nations League pada Oktober 2020 melawan Denmark (kalah 1-0).
Kembali ke laga, meski bermain sebagai tim tamu, Brasil menciptakan peluang pertama saat laga berjalan 10 menit lewat sepakan Rodrygo, yang masih bisa ditahan kiper Inggris Jordan Pickford.
Vinicius Junior mengancam gawang Inggris pada menit ke-12. Umpan terobosan Lucas Paqueta diterima Vinicius Junior, tetapi penyelesaian pemain Real Madrid itu masih belum mengena sasaran.
Tim Samba nyaris mencetak gol pada menit ke-35, andai saja sepakan Paqueta tidak mengenai tiang gawang. Inggris balas mengancam melalui tusukan Anthony Gordon pada menit ke-41. Sayang, sepakannya bisa dihentikan oleh kiper Brasil Bento.
Pada menit ke-64, Paqueta kembali menebar ancaman buat Inggris lewat tendangan volinya yang masih melenceng tipis ke kiri.
Akhirnya tim tamu memecahkan kebuntuan pada menit ke-80 melalui gol Endrick.
Sepakan Vinicius diselamatkan oleh Pickford, tetapi Endrick berada di posisi tepat untuk menyambar bola rebound ke gawang kosong. Skor menjadi 1-0. Tidak ada gol tambahan di sisa waktu pertandingan. Brasil menang 1-0 di kandang Inggris. (*)