Bayern Munchen tidak ingin tertinggal lebih jauh dari Bayer Leverkusen dalam perebutan gelar Bundesliga musim ini.
MUNICH–Bayer Leverkusen di bawah kendali Xabi Alonso begitu mendominasi Bundesliga musim. Bayern Munchen bahkan dibuat kesulitan. Selisih 10 angka menjadi bukti jika Die Roten harus kerja ekstrakeras untuk mempertahankan gelar.
Dalam upaya mendekat Leverkusen, Bayern dihadapkan dengan misi yang cukup berat. Mereka dijadwalkan menjamu Borussia Dortmund di Allianz Arena, Minggu (31/3) dini hari Wita. Seperti yang sudah-sudah, laga bertajuk Der Klassiker dipastikan panas sejak menit awal.
Bek Bayern, Raphael Guerreiro menegaskan, timnya belum lempar handuk dalam perburuan gelar. Ia menegaskan, timnya masih bisa menjadi juara di akhir musim. Performa Bayern memang bisa dikatakan kurang stabil. Die Roten beberapa kali menelan hasil yang kurang apik sehingga mereka gagal berada di puncak klasemen. "Ya, kami saat ini tertinggal 10 poin dari puncak klasemen," buka Guerreiro.
Dengan sisa delapan pertandingan di sisa musim ini, Guerreiro menyebut, Bayern masih bisa juara. Itulah mengapa mereka harus menang di semua pertandingan di sisa musim ini.
"Kami kehilangan banyak poin di musim ini, terutama di pertandingan-pertandingan yang seharusnya kami menangkan. Jadi kami tahu apa yang harus kami lakukan hingga akhir musim nanti," sambung Guerreiro.
Meski begitu, Guerreiro menilai Dortmund bisa jadi ancaman nyata. "Seperti yang pernah saya bilang, gaya bermain mereka sangatlah berbeda dengan gaya bermain kami. Mereka tidak selalu mencoba memainkan bola dari belakang. Mereka punya pemain yang mampu melakukan taktik itu, namun terkadang mereka mencoba bermain dengan gaya bermain yang lain,” bebernya.
Menjamu Dortmund, Bayern berharap kepada ketajaman Harry Kane. Pencetak gol terbanyak Bundeslinga musim ini tersebut sudah pulih dari cedera pergelangan kaki. Hadirnya pemain berjuluk The Hurricane tersebut menambah kepercayaan diri tuan rumah menyusul cedera yang dialami penjaga gawang sekaligus kapten tim, Manuel Neuer dan gelandang Aleksander Pavlovic. (er/k8)
Editor : Indra Zakaria