"Kami harus cepat beradaptasi dengan cuaca Jakarta yang berbeda dengan tempat tinggal kami. Hujan sore ini membuat kondisi latihan lebih baik dari pagi tadi," tambah Estella.
Keduanya juga membandingkan pengalaman mereka antara bermain di klub dengan bergabung di timnas Wanita Indonesia. Mereka menyoroti kesamaan dalam gaya permainan cepat dan intensitas latihan di bawah arahan pelatih Satoru Mochizuki. "Saya merasakan permainan cepat dan dukungan tim yang sama seperti di klub saya. Coach Mochi juga menerapkan strategi permainan yang serupa," ujat Noa.
Senada juga disampaikan Estella. Menurutnya ada banyak persamaan antara bermain di klub dan di timnas. "Ini tentang kecepatan permainan dan saling mendukung di lapangan," ungkapnya.
Selain itu, mereka berdua mengungkapkan alasan memilih untuk bergabung dengan timnas Wanita Indonesia, seperti Estella yang ingin lebih mengenal budaya negara asalnya dan Noa yang merasa terikat secara emosional dengan sepak bola karena keluarga besar yang gemar akan olahraga ini.
Kedua pemain juga memiliki harapan besar jika terpilih untuk bergabung dalam timnas Wanita Indonesia di masa mendatang. "Saya berharap bisa meraih prestasi besar, seperti lolos dari fase grup di Asian Cup," ungkap Noa."Saya ingin meraih kemenangan untuk tim di setiap pertandingan yang kami lalui," ucap Estella. (FREDY JANU/KPFM)