Kekalahan dari Australia membuat peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 dari kualifikasi putaran ketiga semakin berat, bahkan nyaris tertutup. Tapi, skuad Garuda bisa sedikit tenang karena masih ada dua skema yang bisa jadi kesempatan untuk mewujudkan mimpi lolos ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Perjuangan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 dari putaran ketiga kualifikasi semakin berat. Pasalnya, tim besutan Patrick Kluivert baru saja dapat hasil sangat negatif dalam matchday tujuh grup C melawan Australia.
Datang dengan status tim tamu, Timnas Indonesia harus mengakui ketangguhan Australia dengan skor 1-5 di Sydney Football Stadium, Sydney, Australia pada Kamis (20/3) malam waktu setempat atau sore WIB.
Hasil itu membuat Timnas Indonesia kini berada di urutan keempat grup C dengan enam poin. Posisi Garuda turun satu tingkat karena disalip oleh Arab Saudi, yang berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Tiongkok pada Jumat (21/3) dini hari tadi dan kini mengoleksi sembilan poin.
Selain itu, kekalahan kemarin juga membuat jarak Timnas Indonesia dengan Australia kini makin jauh. Socceroos saat ini unggul empat angka dari Jay Idzes dan kolega dengan 10 angka.
Dengan kondisi ini, Timnas Indonesia cuma punya dua kesempatan untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 lewat jalur runner-up grup C putaran ketiga kualifikasi. Yakni sapu bersih atau minimal dapat tujuh angka dalam tiga laga sisa, sambil berharap Australia dan Arab Saudi kerap terpeleset.
Meski ada, peluang untuk lolos mendampingi Jepang yang kemungkinan besar jadi juara grup C sangatlah kecil. Misi itu pun kian nyaris mustahil karena Garuda juga akan bertemu dengan Jepang di laga pamungkas Juni mendatang.
Timnas Indonesia pun kemungkinan besar tak bisa lolos ke Piala Dunia 2026 dari jalur putaran ketiga. Artinya Garuda harus mulai coba realistis dan cari cara lain untuk mewujudkan mimpi tersebut.
Caranya dengan memperjuangkan posisi ketiga dan keempat grup C. Rencana ini masih cukup realistis dan pasti didapat jika Timnas Indonesia berhasil memenangkan pertarungan melawan Bahrain (25/3) dan Tiongkok (5/5) di Jakarta.
Dengan berada di posisi ketiga atau keempat grup C, Timnas Indonesia nantinya berhak berlaga di putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pada fase tersebut, ada dua tiket yang diperebutkan.
Nantinya ada enam tim yang berlaga di putaran keempat kualifikasi, yang dibagi menjadi dua grup dengan tiap grup berisikan masing-masing tiga tim. Nah juara grup dari fase tersebut berhak mendapatkan tiket lolos ke Piala Dunia 2026.
Lantas bagaimana jika pada akhirnya Timnas Indonesia gagal juara grup di putaran kelima? Masih ada peluang. Syaratnya Garuda mesti menjadi runner-up grup putaran keempat untuk lolos ke putaran kelima dan beradu dengan runner-up grup lain.
Nah pada putaran kelima ini, Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan dalam pertandingan yang digelar dengan dua leg. Kemenangan akan mengantarkan Garuda lolos ke play-off inter-konfederasi. Pada play-off inter-konfederasi, Timnas Indonesia akan bertarung dengan lima tim dari luar benua Asia. Yakni masing-masing satu dari Afrika (CAF), Amerika Selatan (CONMEBOL), Oseania (OFC), dan dua dari Amerika Utara, Tengah, serta Karibia (CONCACAF).
Format play-off inter-konfederasi adalah fase gugur, dengan drawing yang dilakukan berdasarkan ranking FIFA. Hanya dua negara terbaik yang berhak lolos ke Piala Dunia 2026 dari play-off inter-konfederasi.(*)
Editor : Indra Zakaria