Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Diaz Efek: Bawa Maroko ke Semifinal, Jadi Incaran Tottenham dan Dortmund

Redaksi Prokal • 2026-01-13 09:30:00
Brahim Diaz menjadi pemain kunci Maroko di perhelatan Piala Afrika 2026.
Brahim Diaz menjadi pemain kunci Maroko di perhelatan Piala Afrika 2026.

 

RABAT – Brahim Diaz kini sah menjadi fenomena paling menarik dalam perhelatan Piala Afrika tahun ini. Di saat menit bermainnya di Real Madrid masih mengalami pasang surut, Diaz justru membuktikan kapasitasnya sebagai bintang kelas dunia saat mengenakan seragam tim nasional Maroko. Melansir laporan Mundo Deportivo, performa impresif pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi kunci utama keberhasilan Maroko menembus babak semifinal setelah menyingkirkan tim kuat Kamerun.

Kontribusi Diaz di sepanjang turnamen tidak hanya sekadar membantu kemenangan tim, tetapi juga mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola Afrika. Mantan pemain muda Manchester City ini menjadi pemain pertama dalam sejarah turnamen Piala Afrika yang mampu mencetak gol dalam lima pertandingan beruntun sejak laga pembuka. Konsistensi luar biasa ini dimulai dari fase grup, di mana ia mencetak gol-gol krusial saat melawan Komoro, Mali, dan Zambia yang memastikan langkah percaya diri Maroko ke fase gugur.

Ketajaman Diaz terus berlanjut di babak 16 besar melalui gol tunggalnya ke gawang Tanzania yang memastikan kemenangan tipis 1-0. Tak berhenti di situ, ia kembali menjadi aktor utama dalam kemenangan 2-0 di perempat final yang membawa tim Afrika Utara tersebut melaju ke empat besar. Saat ini, dengan torehan lima gol, Diaz memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen, mengungguli nama-nama besar seperti Amad Diallo dan Ademola Lookman.

Kegemilangan ini sontak memicu perhatian besar dari berbagai klub raksasa Eropa. Selain memperkuat posisinya di skuad Real Madrid, ketertarikan dilaporkan mulai datang dari Liga Inggris melalui Tottenham Hotspur serta raksasa Jerman, Borussia Dortmund. Penampilan ini dianggap sebagai pembuktian Diaz kepada pelatih Madrid agar lebih banyak memberinya kesempatan di tim utama saat ia kembali dari tugas negara nanti.

Di sisi lain, Real Madrid kini tengah memantau kondisi fisiknya dengan saksama. Pihak klub berharap Diaz sudah bisa kembali memperkuat Los Blancos dalam laga melawan Villarreal pada 24 Januari mendatang. Namun, jika ia membutuhkan waktu pemulihan tambahan, tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut dipastikan baru akan diperkuat Diaz pada 28 Januari saat menghadapi SL Benfica di ajang bergengsi Liga Champions UEFA.

Kini, fokus utama Diaz adalah membawa Maroko melewati babak semifinal untuk menghadapi pemenang antara duel Aljazair dan Nigeria. Dengan performa yang sedang berada di puncak, publik Maroko berharap sentuhan emas Diaz dapat membawa gelar juara Piala Afrika kembali ke Rabat dan mengukuhkan dirinya sebagai legenda baru bagi tim nasional berjuluk Singa Atlas tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria