LIVERPOOL — Keangkeran Stadion Anfield kembali luntur setelah Liverpool dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Burnley dalam lanjutan Premier League, Sabtu (17/1). Hasil ini memicu reaksi keras dari para pendukung tuan rumah yang memberikan cemoohan di akhir laga. Bagi The Reds, kegagalan memetik poin penuh dari tim yang sedang berjuang di zona degradasi ini menjadi bukti nyata bahwa masalah inkonsistensi performa masih menghantui skuad asuhan Arne Slot.
Menanggapi hujan siulan dan ejekan dari tribun penonton, manajer Liverpool, Arne Slot, memilih untuk bersikap tenang. Pelatih asal Belanda tersebut menilai reaksi negatif fans sebagai hal yang wajar dan merupakan bentuk frustrasi karena peluang tim untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris musim ini semakin menipis. Baginya, ketidakpuasan fans adalah cerminan dari standar tinggi yang dimiliki Liverpool, di mana hasil imbang di kandang melawan tim papan bawah adalah sebuah kegagalan besar.
Secara statistik, Liverpool tampil sangat dominan sepanjang pertandingan dengan melepaskan 11 tembakan tepat sasaran. The Reds sempat memimpin lebih dulu melalui gol Florian Wirtz di akhir babak pertama, sebuah pembuktian bagi sang pemain yang sempat diragukan kapasitasnya sejak didatangkan dari Bayer Leverkusen. Namun, dominasi tersebut seolah tidak berarti karena lini pertahanan tuan rumah lengah di babak kedua, membiarkan Marcus Edwards menyamakan kedudukan melalui satu-satunya tembakan tepat sasaran yang dimiliki Burnley di laga tersebut.
Arne Slot memberikan kredit khusus kepada barisan pertahanan Burnley yang tampil heroik, termasuk aksi menyapu bola tepat di garis gawang. Meski demikian, hasil ini memperpanjang catatan buruk Liverpool yang kini telah meraih empat hasil imbang secara beruntun. Rentetan hasil minor ini membuat mereka tertinggal tujuh poin dari tiga besar klasemen sementara, sebuah selisih yang semakin sulit dikejar jika performa tim tidak segera dibenahi.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Liverpool gagal mencari celah untuk mencetak gol kemenangan. Dengan kondisi tim yang terus tersendat, tekanan bagi Arne Slot untuk segera mengembalikan mental juara The Reds kian memuncak, mengingat persaingan di papan atas Premier League musim ini tidak memberikan ruang bagi tim yang terus membuang poin di kandang sendiri.(*)
Editor : Indra Zakaria