JEDDAH – Tim nasional China berhasil mengukir sejarah besar dalam kancah sepak bola Asia dengan melangkah ke babak final Piala Asia U-23 AFC untuk pertama kalinya. Kepastian ini didapat setelah tim asuhan Antonio Puche tersebut tampil dominan dan menumbangkan Vietnam dengan skor telak 3-0 dalam laga semifinal yang berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, pada Selasa malam.
Kemenangan ini menjadi pencapaian luar biasa bagi China yang dalam lima edisi turnamen sebelumnya selalu gagal melewati babak penyisihan grup. Di sisi lain, Vietnam yang menyandang status juara Grup A dengan catatan produktivitas gol tinggi, justru gagal menembus tembok pertahanan China yang hingga saat ini masih menjaga rekor tanpa kebobolan sepanjang turnamen berlangsung.
Memasuki babak kedua, China yang tampil agresif dengan melepaskan 16 tembakan sukses memecah kebuntuan lewat sundulan bek Peng Xiao pada menit ke-47. Hanya berselang lima menit, keunggulan China bertambah melalui aksi Xiang Yuwang. Kemenangan skuad Naga Muda akhirnya dikunci oleh penyelesaian jarak dekat Wang Yudong pada masa waktu tambahan.
Pertandingan sempat diwarnai drama saat gol kedua Peng Xiao pada menit ke-73 dianulir oleh VAR karena dianggap offside. Dalam momen yang sama, pemain Vietnam Ly Duc Pham harus menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap penyerang China, Baihelamu. Meski bermain dengan sepuluh orang, Vietnam tetap berusaha memberikan perlawanan, namun performa gemilang kiper Li Hao di bawah mistar gawang China memastikan keunggulan tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Perayaan kemenangan pecah di lapangan saat para pemain mengangkat pelatih kepala Antonio Puche ke udara sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan sang juru taktik. Dengan hasil ini, China kini bersiap menghadapi tantangan besar untuk memperebutkan gelar juara melawan sang juara bertahan, Jepang, dalam partai puncak yang akan digelar pada Sabtu mendatang. (*)
Editor : Indra Zakaria