Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Insiden Prestianni vs Vinícius Júnior: FIFA Investigasi Dugaan Pelanggaran Berat di Laga Benfica-Real Madrid

Redaksi Prokal • 2026-02-19 09:15:00
Gianluca Prestianni (merah) lontarkan hinaan rasis kepada Vini Jr.
Gianluca Prestianni (merah) lontarkan hinaan rasis kepada Vini Jr.

PROKAL.CO- Laga panas antara Benfica melawan Real Madrid tadi malam berbuntut panjang. Bintang muda Benfica, Gianluca Prestianni, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah dugaan pelanggaran verbal terhadap Vinícius Júnior mencuat ke permukaan. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dilaporkan tengah melakukan investigasi mendalam untuk menentukan secara pasti pernyataan yang dilontarkan Prestianni dan menilai apakah tindakan tersebut melanggar kode etik serta hukum setempat yang berlaku.

Langkah FIFA ini merupakan bagian dari komitmen global untuk menindak tegas segala bentuk diskriminasi atau pelecehan di atas lapangan hijau. Investigasi akan melibatkan tinjauan rekaman video, laporan wasit, serta kesaksian dari para pemain yang berada di lokasi kejadian. Jika terbukti bahwa ucapan Prestianni mengandung unsur penghinaan yang melampaui batas sportivitas, pemain asal Argentina tersebut terancam menghadapi konsekuensi karier yang sangat serius.

Prestianni sendiri sudah mengklarifikasi soal insiden itu. "Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya sama sekali tidak melontarkan hinaan rasial kepada pemain Vinicius Junior, yang sayangnya salah menafsirkan apa yang menurutnya ia dengar," ucap Prestianni di Instagram Story pribadinya pada Rabu (18/2).

Prestianni mengklaim dirinya tidak pernah melakukan ucapan rasial kepada pemain manapun. Ia pun menyesali serangan ancaman yang diterimanya dari pemain Real Madrid.

Untuk diketahui, sesuai dengan regulasi terbaru yang diperketat, Prestianni bisa dijatuhi sanksi yang jauh lebih berat dibandingkan standar hukuman sebelumnya. Jika dinyatakan bersalah, ia terancam larangan bertanding total dalam 5 hingga 10 pertandingan, sebuah hukuman yang dipastikan akan merugikan komposisi skuad Benfica di sisa musim. Selain larangan bermain, sang pemain juga dibayangi denda finansial pribadi dalam jumlah yang sangat tinggi.

Dampak dari kasus ini juga diprediksi akan merembet ke pihak klub. Benfica selaku pemberi kerja terancam denda administratif lebih dari €100.000 jika investigasi membuktikan adanya pelanggaran berat oleh pemainnya. Meski bayang-bayang denda besar menghantui, manajemen Benfica hingga saat ini dikabarkan tetap memilih untuk melindungi dan memberikan bantuan hukum kepada pemainnya selama proses penyelidikan berlangsung. (*)

Editor : Indra Zakaria