PROKAL.CO- Pencetak gol tunggal Inter Milan, Pio Esposito, memberikan kredit khusus bagi sang lawan usai laga sengit di kompetisi Eropa. Menurut penyerang muda ini, publik sering kali meremehkan kekuatan Bodo/Glimt, padahal tim asal Norwegia tersebut memiliki rekam jejak yang sangat mengerikan saat bermain di kandang sendiri pada musim ini.
Esposito mengungkapkan bahwa Bodo/Glimt hampir menyapu bersih seluruh laga kandang mereka di kompetisi Eropa musim ini dengan kemenangan meyakinkan. Kehebatan mereka di Stadion Aspmyra bukan sekadar keberuntungan belaka, mengingat tim-tim raksasa sekelas Manchester City dan Atletico Madrid sudah lebih dulu merasakan pahitnya kekalahan di sana sebelum Inter Milan bertamu.
Selain faktor atmosfer stadion, Esposito menekankan bahwa Bodo/Glimt adalah tim yang sangat terorganisir. Mereka dianggap sangat berbahaya dalam skema permainan kolektif yang mampu merepotkan pertahanan tim-tim elite dunia. Hal inilah yang membuat mereka menjadi kekuatan baru yang patut diwaspadai di kancah internasional.
Misi Balas Dendam dan Harapan di San Siro
Meski saat ini Inter Milan tertinggal defisit dua gol, optimisme masih menyelimuti ruang ganti Nerazzurri. Pio Esposito menegaskan bahwa timnya sama sekali belum menyerah dan memiliki tekad bulat untuk membalikkan keadaan saat bermain di hadapan pendukung sendiri pada pertemuan berikutnya.
Esposito mengakui bahwa kekalahan di leg pertama memang terasa sangat menyakitkan bagi seluruh anggota tim. Namun, ia merasa beruntung karena kompetisi ini masih menyisakan kesempatan kedua bagi Inter untuk memperbaiki kesalahan dan memutarbalikkan situasi di lapangan. Ia meyakini bahwa Inter Milan bisa dan seharusnya bermain jauh lebih baik lagi dibandingkan performa mereka sebelumnya.
Pertandingan leg kedua mendatang diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kematangan taktik pelatih Cristian Chivu. Publik Inter Milan kini menaruh harapan besar pada munculnya "keajaiban San Siro" yang diharapkan dapat membawa klub kebanggaan mereka melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini. (*)
Editor : Indra Zakaria