Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Buntut Dugaan Perilaku Rasis, UEFA Resmi Skors Bintang Muda Benfica Gianluca Prestianni

Redaksi Prokal • 2026-02-24 06:45:00

Vini Jr dan Gianluca Prestianni.
Vini Jr dan Gianluca Prestianni.

PROKAL.CO- Badan sepak bola tertinggi Eropa, UEFA, mengambil langkah tegas menyusul insiden yang terjadi pada laga panas babak play-off knock-out Liga Champions 2025/2026. Winger muda andalan SL Benfica, Gianluca Prestianni, resmi dijatuhi sanksi skorsing sementara akibat dugaan perilaku diskriminatif saat menghadapi raksasa Spanyol, Real Madrid.

Keputusan ini diambil setelah Inspektur Etika dan Disiplin UEFA (EDI) melakukan investigasi awal terhadap jalannya pertandingan yang berlangsung pada 17 Februari 2026 tersebut. Berdasarkan temuan sementara, terdapat indikasi kuat adanya pelanggaran serius yang bertentangan dengan prinsip sportivitas dan nilai-nilai dasar UEFA.

Melalui pernyataan resminya, Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA (CEDB) mengonfirmasi penangguhan pemain asal Argentina tersebut dari panggung kompetisi antarklub Eropa untuk sementara waktu.

“Menyusul penunjukan Inspektur Etika dan Disiplin UEFA (EDI) untuk menyelidiki dugaan perilaku diskriminatif selama pertandingan Play-off Knock-out Liga Champions UEFA 2025/2026 antara SL Benfica dan Real Madrid CF pada 17 Februari 2026, CEDB hari ini memutuskan untuk menangguhkan sementara Bapak Gianluca Prestianni,” tulis pernyataan resmi UEFA.

Sanksi ini merujuk pada adanya bukti awal yang cukup kuat terkait pelanggaran Pasal 14 Peraturan Disiplin UEFA (DR). Akibatnya, Prestianni dipastikan absen dalam pertandingan krusial Benfica berikutnya di kompetisi Eropa.

“Keputusan ini diambil atas permintaan EDI dengan laporan sementara untuk pertandingan kompetisi klub UEFA berikutnya yang seharusnya ia ikuti karena pelanggaran prima facie Pasal 14 Peraturan Disiplin UEFA terkait dengan perilaku diskriminatif,” lanjut pernyataan tersebut.

Meski demikian, pihak UEFA menegaskan bahwa hukuman ini masih bersifat sementara. Keputusan final yang lebih berat atau pembebasan sanksi tetap bergantung pada hasil akhir penyelidikan menyeluruh yang masih berjalan hingga saat ini.

“Hal ini tidak mengurangi putusan apa pun yang mungkin dibuat oleh badan disiplin UEFA setelah selesainya penyelidikan yang sedang berlangsung dan penyerahannya kepada badan disiplin UEFA,” tegas perwakilan CEDB.

Kehilangan Prestianni tentu menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Benfica di tengah ambisi mereka melaju lebih jauh di Liga Champions musim ini. Hingga kini, pihak klub SL Benfica belum memberikan komentar lebih lanjut terkait langkah hukum atau pembelaan yang akan dilakukan untuk pemainnya tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria