DENHAAG- Nama besar Patrick Kluivert kembali menghiasi tajuk utama media internasional. Setelah masa tugasnya bersama Timnas Indonesia berakhir, mantan striker legendaris AC Milan dan Barcelona ini santer dikabarkan menjadi salah satu kandidat kuat untuk memimpin Timnas Belanda di masa depan. Rumor ini pertama kali diembuskan oleh media Belanda sebelum akhirnya meluas ke jagat media sosial Indonesia.
Kabar yang berkembang menyebutkan bahwa federasi sepak bola Belanda, KNVB, tengah mempertimbangkan suksesi kepemimpinan setelah perhelatan Piala Dunia 2026. Kabarnya, KNVB memiliki visi untuk memberikan kepercayaan kepada pelatih berkulit hitam sebagai pengganti Ronald Koeman. Nama Kluivert tidak sendirian dalam bursa tersebut; dua nama ikonik lainnya, Clarence Seedorf dan Michael Reiziger, juga disebut-sebut masuk dalam daftar pertimbangan federasi.
Langkah ini disinyalir mendapatkan dorongan kuat dari Nigel de Jong, direktur teknik KNVB yang memiliki garis keturunan Maluku. Meskipun KNVB belum merilis pernyataan resmi, spekulasi ini langsung memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta sepak bola, khususnya para pendukung Timnas Indonesia yang masih mengingat kiprah singkat sang pelatih di tanah air.
Berdasarkan data Transfermarkt, Kluivert menangani skuad Garuda sejak Januari 2025 hingga Oktober 2025. Dalam kurun waktu tersebut, ia memimpin tim dalam delapan pertandingan dengan catatan rata-rata 1,25 poin per laga. Walaupun belum berhasil membawa Indonesia melenggang lebih jauh di kualifikasi Piala Dunia 2026, pengalaman kepelatihannya tergolong cukup beragam, mulai dari membesut klub Turki Adana Demirspor hingga menjabat sebagai direktur olahraga di raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.
Dengan lisensi kepelatihan UEFA Pro dan pakem formasi 4-3-3 yang mendarah daging, Kluivert secara filosofis dianggap sangat cocok dengan identitas permainan Total Football milik Belanda. Kendati kariernya sebagai pelatih kepala dianggap belum mencapai titik kestabilan yang konsisten, reputasi dan pengalaman internasionalnya tetap menjadi daya tarik tersendiri. Jika rumor ini terwujud, maka panggung Eropa akan menyambut kembali salah satu talenta terbaiknya dalam peran yang jauh lebih krusial.(*)
Editor : Indra Zakaria