Inter Milan semakin tak tergoyahkan di takhta tertinggi Serie A 2025/2026 setelah memetik kemenangan krusial di hadapan pendukungnya sendiri. Berlaga di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (2/3/2026), tim asuhan Simone Inzaghi sukses membungkam Genoa dengan skor meyakinkan 2-0. Hasil ini memastikan I Nerazzurri kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 67 poin, sebuah pencapaian yang kian mempertegas konsistensi mereka sebagai kandidat terkuat peraih Scudetto musim ini.
Kemenangan ini membuat Inter Milan kini memegang kendali penuh dengan keunggulan 10 poin atas rival sekotanya, AC Milan, yang membuntuti di posisi kedua dengan 57 poin. Meskipun AC Milan juga berhasil meraih poin penuh lewat kemenangan 2-0 atas Cremonese, jarak dua digit tersebut menjadi tantangan berat bagi Rossoneri untuk bisa mengudeta sang pemuncak klasemen dalam waktu dekat. Sementara itu, Napoli terus membayangi di peringkat ketiga dengan 53 poin, menjaga harapan tipis untuk merangsek ke posisi dua besar.
Persaingan sengit justru meledak di zona empat besar. AS Roma harus merelakan peluang menjauh dari kejaran rival setelah terlibat dalam drama enam gol yang berakhir imbang 3-3 melawan Juventus. Hasil seri ini membuat Roma tertahan di peringkat keempat dengan 51 poin. Situasi buntu tersebut berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Como yang tampil mengejutkan musim ini. Berkat kemenangan 3-1 atas Lecce, Como kini merangkak naik ke posisi kelima dengan 48 poin, hanya terpaut tiga angka dari zona Liga Champions.
Di sisi lain, Juventus masih tertatih di peringkat keenam dengan 47 poin, dibayangi ketat oleh Atalanta di posisi ketujuh dengan jumlah poin yang sama. Kegagalan Atalanta untuk menyalip Si Nyonya Tua disebabkan oleh kekalahan tipis 1-2 dari Sassuolo, yang membuat persaingan di papan tengah menuju Eropa semakin sulit diprediksi hingga pekan-pekan terakhir.
Kondisi kontras terjadi di zona merah klasemen. Verona semakin terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengantongi 15 poin setelah takluk dari Napoli. Nasib serupa membayangi Lecce yang tak berdaya di peringkat ke-18. Harapan kini tertuju pada Pisa yang menghuni posisi ke-19. Pisa dijadwalkan menjamu Bologna pada Selasa malam waktu setempat, sebuah laga hidup-mati yang akan menentukan apakah mereka mampu menjaga asa bertahan di kasta tertinggi atau justru semakin tenggelam mengikuti jejak Verona. (*)
Editor : Indra Zakaria