Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tembok Kokoh Sinigaglia: Como Paksa Inter Milan Mandul di Semifinal Coppa Italia

Redaksi Prokal • 2026-03-04 12:55:25

Como dan Inter main imbang.
Como dan Inter main imbang.

COMO – Kejutan besar tersaji di Stadio Giuseppe Sinigaglia saat tuan rumah Como sukses menahan imbang raksasa Italia, Inter Milan, tanpa gol pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Rabu (4/3) dini hari WIB. Meski berstatus tim yang tidak diunggulkan, Como tampil heroik dan membuat lini serang Nerazzurri seolah kehilangan taringnya sepanjang 90 menit pertandingan.

Laga diawali dengan momen penuh emosi saat seluruh stadion mengheningkan cipta untuk mengenang Rino Marchesi. Sosok pelatih legendaris yang membawa Como ke semifinal Coppa Italia 1986 itu wafat pada Minggu lalu, tepat saat klub yang pernah diasuhnya kembali mengulangi sejarah mencapai babak empat besar setelah penantian 40 tahun.

Di atas lapangan, Como justru tampil lebih dominan dan agresif. Pemain muda berbakat, Nico Paz, hampir memecah kebuntuan jika kiper Inter, Josep Martinez, tidak melakukan penyelamatan gemilang. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan anak asuh Cesc Fabregas, termasuk peluang emas dari Alex Valle di awal babak kedua yang sayangnya masih melebar tipis dari tiang gawang.

Kondisi sebaliknya dialami oleh Inter Milan. Sang pemuncak klasemen Serie A itu tampak kesulitan mengembangkan permainan dan terjebak dalam skema pertahanan disiplin tuan rumah. Statistik mencatat fakta mengejutkan: tim tamu gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) sepanjang pertandingan.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, sempat mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan tenaga baru seperti Marcus Thuram, Piotr Zielinski, dan Denzel Dumfries sebelum laga berjalan satu jam. Namun, upaya tersebut tetap tidak mampu meruntuhkan ketangguhan lini belakang Como.

"Kami kesulitan menemukan celah dan harus mengakui bahwa Como bermain sangat disiplin malam ini," ujar Chivu singkat usai laga yang berakhir imbang 0-0 tersebut.

Meskipun gagal mencuri gol tandang, Inter masih memiliki kesempatan besar untuk membalas pada leg kedua yang akan digelar di Giuseppe Meazza pada 22 April mendatang. Pemenang dari duel sengit ini sudah ditunggu oleh Atalanta atau Lazio di partai puncak yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Mei nanti. (*)

Editor : Indra Zakaria