BAGHDAD — Awan mendung menggelayuti persiapan Tim Nasional Irak menjelang laga hidup-mati di babak play-off Piala Dunia. Kurang dari tiga minggu sebelum sepak mula, skuad Singa Mesopotamia justru terjebak dalam pusaran masalah administratif dan logistik yang mengancam performa mereka di lapangan.
Persoalan paling mencolok adalah absennya pelatih kepala, Graham Arnold. Hingga saat ini, Arnold dilaporkan masih tertahan di Uni Emirat Arab dan belum bisa memimpin latihan secara langsung akibat kendala perjalanan. Kondisi ini membuat program latihan yang seharusnya sudah masuk ke tahap pematangan strategi menjadi tidak maksimal.
Masalah kian pelik dengan rumitnya pengurusan visa bagi para pemain dan staf. Penutupan kedutaan besar di beberapa wilayah membuat proses dokumen perjalanan menjadi jalur birokrasi yang buntu. Akibatnya, rencana pemusatan latihan ke Meksiko yang telah dijadwalkan jauh-jauh hari kini berada di ujung tanduk. (*)
Editor : Indra Zakaria