Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Frustrasi di Lini Tengah: Enzo Fernandez Akui "Mabuk" Hadapi Permainan Kolektif PSG

Redaksi Prokal • 2026-03-19 10:30:00

Enzo Fernandez
Enzo Fernandez

PARIS – Gelandang andalan Chelsea, Enzo Fernandez, memberikan pengakuan jujur yang mengejutkan mengenai sulitnya menghadapi dominasi lini tengah Paris Saint-Germain (PSG). Pemain internasional Argentina tersebut menggambarkan pengalamannya mengejar bola melawan raksasa Prancis itu seperti terjebak dalam labirin yang tidak berujung.

Dalam sebuah wawancara terbaru, Enzo mengungkapkan betapa cepatnya transisi dan sirkulasi bola yang diperagakan oleh anak asuh Luis Enrique. Menurutnya, strategi pressing setinggi apa pun seolah tidak mempan meredam kreativitas lini tengah Les Parisiens. Enzo menjelaskan betapa melelahkannya secara mental dan fisik ketika sebuah tim kehilangan kontrol di lini tengah. Ia menggambarkan situasi di lapangan dengan sangat gamblang:

“Kau mencoba menekan satu pemain, bola sudah berada di tangan pemain lainnya. Kau terus menekan, lalu bola itu lepas lagi," ujar Enzo dengan nada frustrasi.

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa setelah beberapa menit, para pemain lawan seolah-olah bermain dengan bayangan karena saking cepatnya aliran bola.

"Setelah beberapa saat kau hanya berlari… kau bahkan tidak yakin lagi siapa yang kau kejar,” tambahnya. Pernyataan Enzo ini menjadi pengakuan atas keberhasilan revolusi taktik yang dibawa Luis Enrique ke PSG. Dengan mengandalkan penguasaan bola yang cair dan posisi pemain yang terus bertukar (interchange), lini tengah PSG kini dianggap sebagai salah satu yang paling sulit ditembus di Eropa.

Bagi gelandang sekelas Enzo Fernandez, yang biasanya dikenal sebagai pengatur tempo permainan, dipaksa menjadi "pelari" tanpa arah adalah bukti betapa superiornya teknis individu dan kolektifitas lini tengah PSG saat ini. (*)

Editor : Indra Zakaria