PROKAL.CO- Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, mengungkapkan bahwa kehilangan penyerang andalan Victor Osimhen menjadi titik balik kegagalan timnya saat digulung Liverpool 0-4 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Bertanding di Stadion Anfield pada Rabu waktu setempat, Galatasaray yang sempat unggul agregat di leg pertama harus pulang dengan kepala tertunduk setelah kalah agregat total 1-4.
Menurut Buruk, skuat asuhannya sebenarnya memulai laga dengan sangat baik melalui skema pressing ketat yang sempat merepotkan tuan rumah. Namun, situasi berubah drastis ketika Osimhen mengalami cedera pada bagian lengannya di babak pertama. Meski sempat memaksakan bermain, kondisi fisik dan psikologis penyerang asal Nigeria tersebut merosot tajam karena rasa sakit yang dideritanya.
"Titik puncaknya secara psikologis adalah cedera Osimhen. Dia tidak lagi dalam kondisi 100 persen karena terlalu memikirkan lengannya," jelas Buruk sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA. Kehilangan taji di lini depan pun semakin terasa saat memasuki babak kedua, di mana Liverpool mengamuk dengan menyarangkan tiga gol tambahan melalui Hugo Ekitike, Ryan Gravenberch, dan Mohamed Salah.
Kekecewaan Buruk kian bertambah setelah Noa Lang, yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, juga harus ditarik keluar karena cedera serius. Pemain tersebut bahkan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut, dengan kemungkinan tindakan operasi yang masih menunggu keputusan tim medis.
Walau gagal memenuhi target melaju ke perempat final, Okan Buruk tetap berjiwa besar dengan memberikan ucapan selamat kepada Liverpool atas kemenangan meyakinkan mereka. Kekalahan telak ini menjadi pelajaran berharga bagi raksasa Turki tersebut setelah sebelumnya sempat tampil perkasa di kandang sendiri pada pertemuan pertama. (*)
Editor : Indra Zakaria