PROKAL.CO– Di balik gemerlap panggung sepak bola Eropa dan kesuksesan mengangkat trofi Piala Dunia, bintang timnas Prancis, Lucas Hernandez, menyimpan luka masa kecil yang mendalam. Dalam sebuah pengakuan emosional yang menyentuh hati banyak penggemar, bek tangguh ini membuka tabir tentang sosok ayahnya yang menghilang tanpa jejak dan peran luar biasa sang ibu yang menjadi pahlawan dalam hidupnya.
Perjalanan hidup Lucas dan adiknya, Theo Hernandez—yang juga bintang sepak bola dunia—bukanlah jalur yang bertabur kemudahan. Mereka tumbuh dalam bayang-bayang penelantaran setelah sang ayah memutuskan untuk meninggalkan keluarga secara tiba-tiba tanpa memberikan alasan sedikit pun.
"Aku tidak pernah mengerti bagaimana ayahku tiba-tiba meninggalkan kami; ibuku, adikku Theo, dan aku," ungkap Lucas dengan nada getir. Kepergian sang ayah menyisakan tanda tanya besar yang tak pernah terjawab hingga mereka dewasa. Meskipun kini telah sukses, Lucas mengaku masih membuka pintu jika sang ayah ingin kembali sekadar untuk memberikan penjelasan. "Jika dia ingin bertemu denganku, aku akan setuju. Jika dia ingin menjelaskan lalu pergi, tidak masalah."
Namun, bagi Lucas, status "ayah" hanyalah sebatas hubungan biologis. Ia menegaskan tidak akan pernah menganggap pria yang meninggalkannya itu sebagai sosok orang tua yang sesungguhnya. Luka masa kecil itu pula yang membentuk prinsip hidupnya saat ini sebagai seorang ayah.
"Mustahil bagiku untuk meninggalkan anakku. Aku tidak akan melakukannya apa pun yang terjadi, bahkan jika aku harus tidur di bawah jembatan demi kebahagiaannya, aku akan melakukannya," tegas pemain yang dikenal memiliki mental baja di lapangan hijau tersebut.
Lucas mengakui bahwa masa kecilnya sangat sulit, namun ia menyebutnya sebagai masa yang "indah" berkat pengorbanan sang ibu. Baginya, setiap medali, prestasi, dan kemewahan yang ia nikmati hari ini adalah buah dari kerja keras ibunda tercinta yang berjuang sendirian membesarkan dua anak laki-laki hingga menjadi bintang dunia.
"Segala hal yang kita capai hari ini adalah berkat ibu kita. Dialah yang membawa kita sampai di sini. Ibu bukan hanya sebuah kata; ibu adalah seluruh kehidupan," pungkasnya. Kisah Hernandez bersaudara ini menjadi pengingat kuat bagi banyak orang bahwa kekuatan kasih sayang seorang ibu mampu mengubah puing-puing kepedihan menjadi pondasi kesuksesan yang luar biasa.(*)
Editor : Indra Zakaria